Perusahaan Ini Terapkan 4 Hari Kerja dalam Seminggu, 91% Pekerja Lebih Bahagia dan Produktif

Selasa, 22 Februari 2022 - 14:49 WIB
loading...
A A A
Maka untuk membuat semua orang lebih dekat dengan 32 jam kerja selama empat hari dalam seminggu, mereka harus mengubah cara mereka bekerja. Tim buffer mengurangi rapat (pemeriksaan pemasaran mingguan Griffis diubah menjadi bulanan), pindah ke alat komunikasi asinkron seperti Threads, dan menyesuaikan ekspektasi berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memenuhi tenggat waktu proyek.

Dibutuhkan perubahan besar dalam pola pikir, dimulai dengan para pemimpin senior, kata Griffis. “Memulai proyek dengan mengetahui bahwa kita memiliki empat hari, bukan lima, Anda akan terbiasa.”

Kemudian muncul masalah lain: Apakah orang-orang diam-diam bekerja pada hari Jumat untuk menyelesaikan semua pekerjaan mereka?

Menurut survei karyawan, 73% pekerja mengatakan bahwa mereka memang bekerja dengan jadwal yang dipersingkat, apakah itu empat hari seminggu atau lima hari yang lebih pendek. Sisanya 27% dari karyawan mengutarakan, mereka bekerja rata-rata empat setengah hari, dengan beberapa jam pada hari kelima untuk mengejar tugas cepat selesai atau email.

- Struktur vs fleksibilitas

Tantangan besar lainnya adalah mencari tahu hari mana yang akan dipilih sebagai hari libur. Pada awalnya, Buffer memberi setiap tim pilihan mereka sendiri. Tim Griffis memulai dari hari Rabu: “Anda tidak pernah bekerja lebih dari dua hari dalam satu waktu. Ini benar-benar fenomenal.”

Tetapi ketika itu terbukti terlalu tidak berjalan efektif, dimana ada beberapa orang masih perlu bekerja dengan tim lain. Buffer lalu distandarisasi hingga hari Jumat libur.

- Pengecualian 7 Hari

Semua karyawan Buffer mendapatkan libur pada hari Jumat dengan satu pengecualian: departemen layanan pelanggan mereka.

Mereka menawarkan dukungan pelanggan tujuh hari seminggu, kata Griffis, yang berarti anggota tim ini masih bekerja yang lebih singkat tetapi dengan rotasi untuk menutupi akhir pekan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Membangun Budaya Kerja...
Membangun Budaya Kerja Adaptif untuk Hadapi Trust Gap
Worcas Group Bangun...
Worcas Group Bangun Budaya Kerja Inspiratif dan Apresiasi
BPJS Kesehatan Raih...
BPJS Kesehatan Raih 4 Penghargaan Bergengsi Stellar Workplace Award 2025
Tata Nilai INISIATIF...
Tata Nilai INISIATIF Jadi Penunjuk Arah Digitalisasi SDM BPJS Kesehatan
Lantik 221 PNS DPD RI,...
Lantik 221 PNS DPD RI, M Iqbal Tekankan Budaya Kerja yang Berintegritas
Hari Pertama PNS WFH,...
Hari Pertama PNS WFH, Ini 5 Tips Kerja di Rumah Tetap Nyaman
Menguji Ketangguhan...
Menguji Ketangguhan Ekonomi Dalam 8 Butir Transformasi Budaya Kerja
Rekomendasi
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved