Rusia Akui Kemerdekaan Ukraina Timur, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi USD98/Barel
Selasa, 22 Februari 2022 - 15:13 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Sementara itu hingga pukul 12:53 WIB, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS melonjak 3,46% menjadi USD93,33 per barel.
Analis Commonwealth Bank, Vivek Dhar mengatakan, bahwa pemerintah AS dan Eropa mustahil akan menjatuhkan sanksi komoditas minyak atau gas terhadap Rusia apabila menginvasi Ukraina. "Karena hal itu akan merugikan diri mereka sendiri," kata Vivek, dilansir Reuters.
Menurut Vivek, Rusia dapat menahan pasokan minyak dan gas jika ingin membalas sanksi yang dikenakan oleh Barat. Sebelumnya ketegangan geopolitik Rusia dan Ukraina menjadi kekhawatiran pasar minyak mentah lantaran dinilai bisa mendongkrak harganya hingga menembus USD100 per barel.
Analis lain mempertanyakan, apakah ekspor energi Rusia benar-benar akan terganggu jika Moskow melanjutkan invasi berskala penuh ke Ukraina dan pemerintah barat memberlakukan sanksi terhadap lembaga keuangan Rusia.
Sementara itu hingga pukul 12:53 WIB, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS melonjak 3,46% menjadi USD93,33 per barel.
Analis Commonwealth Bank, Vivek Dhar mengatakan, bahwa pemerintah AS dan Eropa mustahil akan menjatuhkan sanksi komoditas minyak atau gas terhadap Rusia apabila menginvasi Ukraina. "Karena hal itu akan merugikan diri mereka sendiri," kata Vivek, dilansir Reuters.
Menurut Vivek, Rusia dapat menahan pasokan minyak dan gas jika ingin membalas sanksi yang dikenakan oleh Barat. Sebelumnya ketegangan geopolitik Rusia dan Ukraina menjadi kekhawatiran pasar minyak mentah lantaran dinilai bisa mendongkrak harganya hingga menembus USD100 per barel.
Analis lain mempertanyakan, apakah ekspor energi Rusia benar-benar akan terganggu jika Moskow melanjutkan invasi berskala penuh ke Ukraina dan pemerintah barat memberlakukan sanksi terhadap lembaga keuangan Rusia.
(akr)
Lihat Juga :