LPEI Hadirkan Keistimewaan Kain dan Kopi Indonesia Selama Pertemuan G20
Rabu, 23 Februari 2022 - 15:30 WIB
loading...
Kain dan kopi jadi diplomasi Indonesia di pertemuan G20. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kain dan kopi Indonesia telah dikenal luas di dunia. Dengan segala kekhasannya, kain dan kopi Indonesia sangat diminati dunia.
Kain dan kopi itulah yang ditampilkan oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia ( LPEI ) sebagai sarana diplomasi dan komoditas yang diangkat potensi bisnisnya selama pertemuan tingkat menteri dan gubernur bank sentral anggota G-20 dan negara-negara mitra.
Baca juga: Dampak WFH, Pencarian Lulur Kopi hingga Serum Pria di Google Naik Tajam
“Kami pilih dua komoditas itu bukan tanpa alasan. Potensi kain dan kopi untuk dikenalkan kepada negara-negara lain itu masih sangat besar. Hari ini, produksi kopi Indonesia sudah menjadi bagian dari bisnis dan industri kopi dunia. Apalagi, kita termasuk negara produsen kopi terbesar selain Brazil, Kolumbia, dan Vietnam,” ujar Direktur Eksekutif LPEI Rijani Tirtoso Bondan, Rabu (23/2/2022).
Ia menambahkan, LPEI mendorong banyak produsen kopi di level hulu untuk ikut menikmati aroma wangi bisnis kopi dunia. Salah satunya adalah melalui program Desa Devisa untuk komoditas kopi. Rijani optimistis, dengan pembinaan dan pendampingan yang tepat, sinergi dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan, khususnya pada ekosistem ekspor juga dengan promosi yang lebih gencar, kain dan kopi Indonesia bisa berbicara lebih banyak di pasar internasional, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha di kedua sektor tersebut.
Kain dan kopi itulah yang ditampilkan oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia ( LPEI ) sebagai sarana diplomasi dan komoditas yang diangkat potensi bisnisnya selama pertemuan tingkat menteri dan gubernur bank sentral anggota G-20 dan negara-negara mitra.
Baca juga: Dampak WFH, Pencarian Lulur Kopi hingga Serum Pria di Google Naik Tajam
“Kami pilih dua komoditas itu bukan tanpa alasan. Potensi kain dan kopi untuk dikenalkan kepada negara-negara lain itu masih sangat besar. Hari ini, produksi kopi Indonesia sudah menjadi bagian dari bisnis dan industri kopi dunia. Apalagi, kita termasuk negara produsen kopi terbesar selain Brazil, Kolumbia, dan Vietnam,” ujar Direktur Eksekutif LPEI Rijani Tirtoso Bondan, Rabu (23/2/2022).
Ia menambahkan, LPEI mendorong banyak produsen kopi di level hulu untuk ikut menikmati aroma wangi bisnis kopi dunia. Salah satunya adalah melalui program Desa Devisa untuk komoditas kopi. Rijani optimistis, dengan pembinaan dan pendampingan yang tepat, sinergi dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan, khususnya pada ekosistem ekspor juga dengan promosi yang lebih gencar, kain dan kopi Indonesia bisa berbicara lebih banyak di pasar internasional, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha di kedua sektor tersebut.
Lihat Juga :