Rincian Sanksi Ekonomi ke Rusia dari Beberapa Negara, Tak Akan Berhenti Sampai Kolaps
Sabtu, 26 Februari 2022 - 18:32 WIB
loading...
A
A
A
Kanselir Jerman Olaf Scholz mengumumkan, penghentian proses sertifikasi pipa gas Nord Stream 2 dari Rusia, kesepakatan menguntungkan yang telah lama dicari oleh Moskow tetapi dikritik oleh AS karena meningkatkan ketergantungan Eropa pada energi Rusia. Diketahui proyek senilai USD11,6 miliar ini dimiliki oleh raksasa gas milik negara Rusia, Gazprom.
5. Sanksi Jepang dan Australia Terhadap Rusia
Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengumumkan pemberian sanksi kepada Rusia berupa larangan penerbitan obligasi Rusia di Jepang dan membekukan aset individu Rusia tertentu serta membatasi perjalanan ke Jepang.
Baca Juga: Rusia Punya Dana Cadangan Rp9.037 Triliun Hadapi Sanksi yang Dipimpin AS
Sementara Perdana Menteri Australia Scott Morrison menargetkan anggota Dewan Keamanan Rusia karena "berperilaku seperti preman dan pengganggu".
6. Taiwan Ikut Berikan Sanksi ke Rusia
Taiwan mengumumkan bakal bergabung untuk memberikan sanksi ekonomi kepada Jepang pada, Jumat (25/2) kemarin. Sanksi ekonomi tersebut berupa pembatasan ekspor chip. Keputusan diambil setelah Presiden Vladimir Putin memerintahkan pasukannya untuk menyerang Ukraina .
Hal ini disampaikan Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen saat menghadiri upacaradi Tainan. Sebagai informasi, Taiwan merupakan salah satu negara produsen chip terbesar. Di era saat ini, chip sendiri menjadi komponen penting karena digunakan mulai dari mobil, laptop hingga ponsel.
5. Sanksi Jepang dan Australia Terhadap Rusia
Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengumumkan pemberian sanksi kepada Rusia berupa larangan penerbitan obligasi Rusia di Jepang dan membekukan aset individu Rusia tertentu serta membatasi perjalanan ke Jepang.
Baca Juga: Rusia Punya Dana Cadangan Rp9.037 Triliun Hadapi Sanksi yang Dipimpin AS
Sementara Perdana Menteri Australia Scott Morrison menargetkan anggota Dewan Keamanan Rusia karena "berperilaku seperti preman dan pengganggu".
6. Taiwan Ikut Berikan Sanksi ke Rusia
Taiwan mengumumkan bakal bergabung untuk memberikan sanksi ekonomi kepada Jepang pada, Jumat (25/2) kemarin. Sanksi ekonomi tersebut berupa pembatasan ekspor chip. Keputusan diambil setelah Presiden Vladimir Putin memerintahkan pasukannya untuk menyerang Ukraina .
Hal ini disampaikan Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen saat menghadiri upacaradi Tainan. Sebagai informasi, Taiwan merupakan salah satu negara produsen chip terbesar. Di era saat ini, chip sendiri menjadi komponen penting karena digunakan mulai dari mobil, laptop hingga ponsel.
(akr)
Lihat Juga :