Libur Panjang Nggak Ngaruh ke Kunjungan Mal, Ini Sebabnya
Minggu, 27 Februari 2022 - 18:08 WIB
loading...
Suasana di sebuah mal di Jakarta Timur. Foto/Dok SINDOnews/Eko Purwanto
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonsus Widjaja menyatakan, saat ini rata-rata tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan atau mal yang berada di wilayah DKI Jakarta tidak lebih dari 40 Persen.
Alphonsus Widjaja mengatakan, meski ada libur panjang atau longweekend, diperkirakan tingkat kunjungan ke Pusat Perbelanjaan tidak akan meningkat secara signifikan karena tingkat kunjungan mengalami penurunan semenjak ada omicron.
“Meski ada libur panjang atau long weekend, diperkirakan tingkat kunjungan ke Pusat Perbelanjaan tidak akan meningkat secara signifikan karena tingkat kunjungan mengalami penurunan cukup dalam sejak merebaknya penyebaran Covid-19 varian Omicron,” kata Ketua Umum Alphonsus Widjaja saat dihubungi MNC Portal Indonesia (MPI), Minggu (27/2/2022).
Baca juga: 5 Kota dengan Mal Terbanyak di Indonesia, Nomor Terakhir Jumlahnya Ratusan
Menurut dia, penyebaran virus Covid-19 varian Omicron yang masih meningkat berdampak pada penurunan kunjungan masyarakat ke mal. Di mana, masyarakat lebih berhati-hati dengan kondisi tersebut.
Alphonsus Widjaja mengatakan, meski ada libur panjang atau longweekend, diperkirakan tingkat kunjungan ke Pusat Perbelanjaan tidak akan meningkat secara signifikan karena tingkat kunjungan mengalami penurunan semenjak ada omicron.
“Meski ada libur panjang atau long weekend, diperkirakan tingkat kunjungan ke Pusat Perbelanjaan tidak akan meningkat secara signifikan karena tingkat kunjungan mengalami penurunan cukup dalam sejak merebaknya penyebaran Covid-19 varian Omicron,” kata Ketua Umum Alphonsus Widjaja saat dihubungi MNC Portal Indonesia (MPI), Minggu (27/2/2022).
Baca juga: 5 Kota dengan Mal Terbanyak di Indonesia, Nomor Terakhir Jumlahnya Ratusan
Menurut dia, penyebaran virus Covid-19 varian Omicron yang masih meningkat berdampak pada penurunan kunjungan masyarakat ke mal. Di mana, masyarakat lebih berhati-hati dengan kondisi tersebut.
Lihat Juga :