Melawan Putin? Dua Miliarder Top Rusia Berbicara Menentang Perang
Rabu, 02 Maret 2022 - 10:23 WIB
loading...
Dua miliarder top Rusia yakni Oleg Deripaska dan Mikhail Fridman telah menjadi dua pebisnis terkemuka pertama di Rusia yang berbicara menentang invasi skala penuh Moskow ke Ukraina. Foto/Dok Reuters
A
A
A
MOSKOW - Dua miliarder top Rusia yakni Oleg Deripaska dan Mikhail Fridman yang kelahiran Ukraina menyerukan perdamaian, setelah aktivitas mereka tersendat di bawah ancaman sanksi . Miliarder Rusia, Mikhail Fridman dan Oleg Deripaska telah menjadi dua pebisnis terkemuka pertama di Rusia yang berbicara menentang invasi skala penuh Moskow ke Ukraina.
Baca Juga: Aset Diburu AS, Miliarder Rusia Berbondong-bondong Ngumpetin Kapal Pesiar Mewah
Fridman yang merupakan salah satu orang terkaya Rusia mengendalikan perusahaan ekuitas swasta LetterOne dan merupakan pendiri Alfa Bank, bank swasta terbesar di Rusia. Dalam sebuah surat kepada karyawannya, dia menyerukan diakhirinya "pertumpahan darah".
Fridman yang lahir di Ukraina mengirim email kepada staf di LetterOne, yang pertama kali dilaporkan oleh Financial Times, di mana ia menulis bahwa "perang tidak pernah bisa menjadi jawabannya".
Menggambarkan dari mana dia berasal yakni Ukraina di Lviv, tempat orang tuanya masih tinggal, dia menulis: "Saya juga menghabiskan sebagian besar hidup saya sebagai warga negara Rusia, membangun dan mengembangkan bisnis. "Saya sangat terikat dengan rakyat Ukraina dan Rusia dan melihat konflik Rusia Ukraina saat ini sebagai tragedi bagi mereka berdua."
Sementara itu Deripaska menyerukan pembicaraan damai agar dimulai "secepat mungkin" dalam sebuah posting di aplikasi perpesanan Telegram.
Baca Juga: Aset Diburu AS, Miliarder Rusia Berbondong-bondong Ngumpetin Kapal Pesiar Mewah
Fridman yang merupakan salah satu orang terkaya Rusia mengendalikan perusahaan ekuitas swasta LetterOne dan merupakan pendiri Alfa Bank, bank swasta terbesar di Rusia. Dalam sebuah surat kepada karyawannya, dia menyerukan diakhirinya "pertumpahan darah".
Fridman yang lahir di Ukraina mengirim email kepada staf di LetterOne, yang pertama kali dilaporkan oleh Financial Times, di mana ia menulis bahwa "perang tidak pernah bisa menjadi jawabannya".
Menggambarkan dari mana dia berasal yakni Ukraina di Lviv, tempat orang tuanya masih tinggal, dia menulis: "Saya juga menghabiskan sebagian besar hidup saya sebagai warga negara Rusia, membangun dan mengembangkan bisnis. "Saya sangat terikat dengan rakyat Ukraina dan Rusia dan melihat konflik Rusia Ukraina saat ini sebagai tragedi bagi mereka berdua."
Sementara itu Deripaska menyerukan pembicaraan damai agar dimulai "secepat mungkin" dalam sebuah posting di aplikasi perpesanan Telegram.
Lihat Juga :