Mengenal SWIFT, Sistem Pembayaran Antarbank yang Digunakan untuk Tekan Rusia

Rabu, 02 Maret 2022 - 14:18 WIB
loading...
Mengenal SWIFT, Sistem...
Dikecualikannya sejumlah bank Rusia dari SWIFT menjadi salah satu sanksi keuangan yang dikenakan oleh negara-negara Barat ke Rusia. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Salah satu sanksi keuangan yang dikenakan oleh Barat ke Rusia akibat invasinya ke Ukraina adalah pengecualian beberapa bank negara itu dari sistem pembayaran SWIFT, yang memfasilitasi transfer uang yang lancar dan cepat di seluruh negara. Tanpa akses ke SWIFT, bank-bank Rusia kesulitan berkomunikasi dengan rekan-rekan internasionalnya yang akan memperlambat perdagangan dan membuat transaksi menjadi lebih mahal.

Menurut pejabat Gedung Putih AS, jika salah satu bank yang terputus dari SWIFT ingin melakukan pembayaran dengan bank di luar Rusia, kemungkinan besar bank tersebut perlu menggunakan telepon atau mesin faksimili. Perusahaan dan individu Rusia akan merasa lebih sulit untuk membayar impor dan menerima uang tunai untuk ekspor, meminjam atau berinvestasi di luar negeri.

Baca Juga: Bank Rusia Kena Sanksi, Antrean Panjang Mengular di ATM

Dikutip dari BusinessStandard.com, Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication atau SWIFT, adalah penyedia layanan pesan keuangan aman terkemuka di dunia. Sistem ini memfasilitasi triliunan dolar pembayaran lintas batas antara 11.000 lembaga keuangan di lebih dari 200 negara. Setiap anggota memiliki kode SWIFT sendiri. Setiap hari, lebih dari 40 juta pesan keuangan dipertukarkan dengan aman menggunakan platform SWIFT.

Berkantor pusat di Belgia, SWIFT adalah koperasi milik anggota global yang didirikan pada tahun 1973 oleh 239 bank dari 15 negara. Itu ditayangkan dengan layanan pesannya pada tahun 1977, menggantikan teknologi Telex yang kemudian banyak digunakan oleh bank untuk mengomunikasikan instruksi yang terkait dengan transfer lintas batas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Rate Naik, LPS Tetap...
BI Rate Naik, LPS Tetap Tahan Tingkat Bunga Penjaminan 3,5%
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Rupiah Terus Tergerus,...
Rupiah Terus Tergerus, OJK Sebut Industri Perbankan RI Masih Memadai Hadapi Ancaman
BSSN-Asbanda Kolaborasi...
BSSN-Asbanda Kolaborasi Perkuat Keamanan Siber Perbankan Daerah
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
IMF Peringatkan AI Bisa...
IMF Peringatkan AI Bisa Bobol Sistem Perbankan Dunia dalam Hitungan Detik!
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Rekomendasi
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
Solusi Cerdas Berlibur:...
Solusi Cerdas Berlibur: Perjalanan Nyaman dengan Layanan Paylater
Berita Terkini
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved