Industri Automotif Nyatakan Dukungan Kebijakan Euro 4

Selasa, 15 Maret 2022 - 15:45 WIB
loading...
Industri Automotif Nyatakan...
Penandatanganan kesepakatan Euro-4 dalam Gaikindo Jakarta Auto Show 2022 di Jakarta Convention Centre (JCC), Selasa (15/3/l). Secara simbolis kesepakatan pelaksanaan Euro-4 resmi dicanangkan pada 7 April 2022 mendatang. FOTO/ASTRA BONARDO/SINDO Photo
A A A
JAKARTA - Industri automotif menyatakan dukungan atas kebijakan penerapan Euro 4 untuk kendaraan diesel yang diproduksi di Indonesia mulai 7 April 2022. Kebijakan yang bertujuan mengurangi emisi gas buang itu didukung seluruh ekosistem mulai dari pemerintah, agen pemegang merek (APM), karoseri, hingga para pengguna kendaraan bermesin diesel, agar program itu terlaksana dengan baik.

Dukungan ditandai dengan deklarasi bersama yang dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di booth Isuzu di Jakarta Auto Show, JCC, Jakarta, Selasa (15/3).

Baca Juga: Gaikindo Beberkan Tantangan dalam Pengembangan Mobil Listrik

Seusai deklarasi, Menperin dan Ketua Umum Gaikindo menyaksikan penandatanganan komitmen bersama dalam mendukung Euro 4. Penandatanganan komitmen dilakukan Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Eisaku Akazawa dan perwakilan pelanggan Isuzu. Komitmen itu sebagai wujud kesiapan penerapan Euro 4 pada kendaraan bermesin diesel yang diproduksi di Indonesia mulai 7 April 2022.

Menteri Perindustrian Agus Gumilang mengatakan, program Euro 4 sebagai bagian dari upaya pemerintah mengurangi efek rumah kaca. “Industri automotif menjadi motor penggerak pengurangan emisi gas buang,” ujar Menperin.

Sejumlah pelanggan menyambut baik kesiapan Euro 4 dari ATPM. Seperti yang disampaikan Managing Director PT Kiat Ananda Cold Storage Otto Iskandar. Dia mengatakan, pelaku usaha mendukung program pemerintah untuk penerapan Euro 4. “Ini bagus karena selain lingkungan bersih, kendaraan juga hemat bahan bakar, dan itu sangat berpengaruh bagi pelaku usaha," ujar Otto.

Head of HSE & Asset Facility Management Division PT TIKI JNE Donny Syachrullah mengatakan, pihaknya memberikan dukungan program Euro 4 pemerintah sebagai bagian dari sumbangsih pelaku usaha untuk lingkungan bersih.

Sementara itu, Sejumlah ATPM sudah menyatakan kesiapannya dalam penerapan standar emisi Euro 4.

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) memastikan siap meluncurkan semua kendaraannya dengan standard mesin emisi Euro4. “Kendaraan yang kami luncurkan, tidak hanya untuk memenuhi regulasi Euro 4,” ujar Presiden Direktur HMSI Masato Uchida.

Saat ini, semua kendaraan Hino yang diproduksi sudah dengan teknologi mesin Euro4 untuk memenuhi semua kebutuhan bisnis.

Mitsubishi juga menyatakan kesiapannya. Executive Vice President of Sales and Marketing Divisions PT KTB Duljatmono mengatakan, pihaknya meningkatkan spesifikasi 29 model Mitsubihsi Fuso untuk standardisasi Euro 4 seperti peningkatan pada mesin dan komponen common rail, kemampuan teknis kendaraan, hingga penambahan dimensi.
Pihaknya optimistis, dengan peningkatan itu, pangsa pasar Mitsubishi Fuso akan naik dari 46,7% pada tahun 2021 menjadi 48% di 2022.

Sementara itu, Vice President UD Trucks Indonesia Aloysius Chrisnoadhi menjelaskan, untuk penerapan Euro 4, UD Truck menyiapkan produk baru dengan teknologi selective catalytic reduction (SCR).

Chrisnoadhi menambahkan, UD Trucks Indonesia juga telah mempersiapkan berbagai sarana pendukung lainnya dalam menyambut kebijakan penerapan Euro 4, khususnya bagi para pelanggannya.

Kesiapan juga ditunjukkan pabrik PT Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCMVI) di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat. Pada awal Desember 2021 lalu, pabrik Wanaherang melakukan upacara serah terima secara simbolis kepada PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) atas perakitan pertama Mercedes-Benz Axor yang memenuhi standar Euro 4 di pabrik Wanaherang.

Presiden Direktur PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia Jung Woo Park menjelaskan, penyerahan unit Mercedes-Benz Axor Euro 4 menjadi langkah pertama perusahaan dalam menyambut Standar Emisi Euro 4 yang akan dimulai pada April 2022.

Sementara itu, General Manager Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia Attias Asril mengatakan, Isuzu memastikan, mulai April 2022, seluruh pabrik Isuzu di Indonesia akan memproduksi mesin sesuai standar Euro4. Isuzu sudah memiliki bekal yang baik yang telah dipersiapkan matang untuk menyongsong standar Euro 4.

Sejatinya, Isuzu sudah siap dengan mesin standar Euro 4. Tepatnya ketika truk Isuzu Giga pada 2011 telah menggunakan mesin common rail. Mesin common rail juga sudah diterapkan pada Isuzu Elf NMR 81 pada tahun 2018. Selain itu, pada tahun 2019, Isuzu Indonesia juga melakukan ekspor perdana Isuzu Traga ke Filipina yang sudah menggunakan mesin dengan standar Euro 4.

Baca Juga: Penjualan Mobil Melonjak 172%, Gaikindo Apresiasi Pemerintah

Dia menjelaskan, DNA mesin Isuzu yang irit bahan bakar memungkinkan pelanggan menghemat biaya operasionalnya. Selain itu, mekanik Isuzu di dealer telah siap dan paham bagaimana menangani mesin common rail.

Dia menambahkan, Isuzu sudah menguji konsumsi BBM untuk kendaraan standar Euro 2 dan Euro 4. Ternyata, truk Euro 4 Isuzu lebih hemat BBM 10-12%. “Jadi, selain menghasilkan emisi gas buang yang lebih baik, ternyata juga irit. Kami yakin bahwa Isuzu telah siap melayani customer dengan kendaraan Euro 4 di masa mendatang,” ujar Attias.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kantongi Pendapatan...
Kantongi Pendapatan Rp16,2 Triliun di 2025, Intip Strategi MPMX Hadapi Tantangan Daya Beli
GIIAS 2025 Dibuka Hari...
GIIAS 2025 Dibuka Hari Ini, Pembuktian Industri Otomotif Masih Menyala
Trump Mencla-mencle,...
Trump Mencla-mencle, Kini Mau Tunda Tarif Impor Mobil
Bendix Rayakan 100 Tahun...
Bendix Rayakan 100 Tahun dengan Ekspansi Bengkel Otomotif di Indonesia
Tekan Polusi Udara,...
Tekan Polusi Udara, Penerapan BBM Standar Euro IV Perlu Segera Dimulai
Ketum Kadin Mendorong...
Ketum Kadin Mendorong Insentif Fiskal Bagi Industri Otomotif
Barisan Mobil Terbaru...
Barisan Mobil Terbaru yang Akan Tampil di GIIAS 2026 Diumumkan
The Elite Showcase 2026...
The Elite Showcase 2026 Siap Digelar di ICE BSD, Hadirkan Legenda Motorsport
Data GAIKINDO 2026:...
Data GAIKINDO 2026: Sinyal Bahaya bagi Produsen yang Lambat Beradaptasi dengan Listrik
Rekomendasi
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Saat Prancis Hujan Rekor...
Saat Prancis Hujan Rekor di Laga Kedua Grup I Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved