Tekan Impor BBM, Pabrik Katalis Merah Putih Senilai Rp286 Miliar Dibangun
Kamis, 17 Maret 2022 - 12:23 WIB
loading...
A
A
A
"Katalis-katalis yang ada sekarang saya yakini hanya permulaan saja, karena ini hanya merupakan inisiasi yang memang diperlukan untuk industri kita, tapi kita juga berharap katalis ini mampu masuk ke pasar dunia, dan itu memang dibutuhkan upaya-upaya bagaimana meningkatkan kualitas daripada produk-produknya, mampu berkompetisi didunia internasional sehingga pabrik ini mungkin menjadi lebih besar ke depan," jelas Arifin.
Saat ini Indonesia hanya memiliki 1 (satu) pabrik katalis dengan lisensi Jerman sehingga terjadi keterbatasan pemenuhan katalis nasional dan berdasarkan catatan yang ada, nilai kebutuhan katalis di Indonesia saat ini mencapai lebih kurang USD 500 juta, dan diproyeksi meningkat dengan CAGR 6%, hampir seluruh kebutuhan nasional diimpor dari luar negeri.
Baca Juga: Indonesia Ingin Setop Impor BBM dan LPG, Ini Tantangannya
Volume kebutuhan katalis di Indonesia yakni untuk industri petrokimia sebesar kurang lebih 1500 ton per tahun, oleokimia sebesar 800 ton per tahun dan untuk industri refinery sebesar 18.000 ton per tahun. Pembangunan pabrik diperkirakan akan selesai dalam waktu 13 bulan. Dan diharapkan pada tahun 2023 mendatang dapat segera berproduksi untuk memenuhi kebutuhan katalis nasional.
Saat ini Indonesia hanya memiliki 1 (satu) pabrik katalis dengan lisensi Jerman sehingga terjadi keterbatasan pemenuhan katalis nasional dan berdasarkan catatan yang ada, nilai kebutuhan katalis di Indonesia saat ini mencapai lebih kurang USD 500 juta, dan diproyeksi meningkat dengan CAGR 6%, hampir seluruh kebutuhan nasional diimpor dari luar negeri.
Baca Juga: Indonesia Ingin Setop Impor BBM dan LPG, Ini Tantangannya
Volume kebutuhan katalis di Indonesia yakni untuk industri petrokimia sebesar kurang lebih 1500 ton per tahun, oleokimia sebesar 800 ton per tahun dan untuk industri refinery sebesar 18.000 ton per tahun. Pembangunan pabrik diperkirakan akan selesai dalam waktu 13 bulan. Dan diharapkan pada tahun 2023 mendatang dapat segera berproduksi untuk memenuhi kebutuhan katalis nasional.
(nng)
Lihat Juga :