Rapat Bersama DPR Soal Kedelai, Mentan SYL: Sekali-kali Perlu Kita Injak juga Kaki Importir

Selasa, 22 Maret 2022 - 19:30 WIB
loading...
Rapat Bersama DPR Soal...
Mentan SYL mengungkap penyebab ketergantungan pada kedelai impor. Foto/Yulianto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ( Mentan SYL) mengatakan produk komoditas pangan impor menggerus kesejahteraan petani, terutama untuk komoditas kedelai . Mentan menjelaskan harga kedelai impor Rp5 ribu per kilogram, sedangkan para petani kedelai tidak bisa untung jika harus menjual dengan harga di bawah Rp7 ribu.

Baca juga: Kurangi Impor Tiga Komoditas, Kementan Ajak Petani Milenial Lakukan Inovasi

"Mungki Sekali-sekali kita injak juga kakinya itu importir, sudah 15 tahun dia impor melulu," ujar Mentan SYL dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPR RI, Selasa (22/3/2022).

Mentan menjelaskan saat ini barang impor terutama untuk komoditas kedelai tergolong cukup besar. Ketika kedelai impor masuk ke dalam negeri, maka produk petani langsung bersaing dengan barang impor.

Menurut Mentan, jika kondisi itu yang terjadi maka produk petani, terutama kedelai, sudah kalah saing dari segi harga untuk masuk ke pasar. Di samping itu pemerintah juga juga belum memiliki regulasi yang tegas terkait produk impor yang menggerus keuntungan para petani.



"Importasi kita cukup besar, dan tidak ada larangan terbatasnya (lartas). Jadi saya sampaikan kepada Presiden, harus ada lartas," sambung Mentan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Indonesia Ekspor Pupuk...
Indonesia Ekspor Pupuk Urea ke Australia, Total Nilainya Tembus Rp7 Triliun
El Nino Mengintai, Mentan...
El Nino Mengintai, Mentan Amran Instruksikan Perkuat Infrastruktur Pengairan Nasional
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
Bupati Hasbi Tegaskan...
Bupati Hasbi Tegaskan Lebak Siap Jadi Lumbung Pangan Nasional
Rekomendasi
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Berita Terkini
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Infografis
Resmi, DPR Akhirnya...
Resmi, DPR Akhirnya Minta TikTok Angkat Kaki dari AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved