Bangkit dari Pandemi, Garut Kulit Tetap Andalkan Pasar Ritel Online

Kamis, 24 Maret 2022 - 14:15 WIB
loading...
A A A
Tidak bisa dipungkiri, pandemi juga berimbas pada meningkatnya aktivitas berbelanja masyarakat secara daring. Berbagai perusahaan e-commerce memang membuka jalan bagi pengusaha dan para pelanggannya untuk bisa tetap bertransaksi tanpa harus menempuh risiko terkena virus. Itulah yang coba dimanfaatkan oleh Garut Kulit. Perusahaan ini dengan cekatan berinovasi dan mengubah strategi bisnisnya.

Customer service yang sebelumnya melayani pesanan besar dari perusahaan swasta atau institusi pemerintah, beralih melayani konsumen perorangan yang membeli produk satuan. Sumarni, yang merupakan lulusan dari jurusan Matematika ITB ini, tahu betul jika ingin bertahan di pasar ritel, maka perusahaan harus bisa menjangkau pasar end user yang jauh lebih luas.

Oleh karena itu, strategi pemasaran perlu didesain ulang untuk pasar ritel. Pemasaran yang tadinya dilakukan secara langsung ke person in charge di perusahaan, digeser menjadi pemasaran online di media sosial, iklan di e-commerce, bahkan mencoba menggaet online influencer dan selebritis untuk meningkatkan brand awareness.

Bersamaan dengan berubahnya strategi pemasaran ini, Garut Kulit merilis banyak produk ritelnya di e-commerce. Beragam produk kulit asli untuk pria dan wanita dari mulai tas, pouch, sabuk, dompet, dan aksesori segera dirilis dengan tetap mengusung brand Garut Kulit. Kini, produk-produk ritel ini malah menjadi top products untuk setiap kategorinya. Produk tas kulit kambing Roman Bag, misalnya, dapat terjual hingga ratusan produk dan menjadi best seller setiap bulannya lewat berbagai e-commerce. Begitu pula produk-produk sabuk pria dan wanita yang kini terus kokoh berada di top 10 brands untuk kategori belt dari Zalora. Produk-produk aksesori, seperti card holder, STNK holder, dan lanyard, pun terserap dengan luar biasa cepat di pasaran.

Sebelum masa pandemi, Garut Kulit lebih fokus memproduksi kebutuhan corporate order seperti souvenir perusahaan dan produk leather custom. Produk-produk seminar kit dan gift set, seperti cover agenda, pouch dan clutch, hingga jaket kulit custom, lebih sering mengisi jadwal produksi para crafter di workshop mereka. Di masa pandemi, produk-produk ritel untuk penggunaan perseorangan seperti tas, dompet, sabuk, dan aksesori menjadi nuansa baru dan tantangan baru bagi para crafter di lantai produksi.

Bagi para crafter ini, kuatnya penjualan di kala pandemi adalah kabar yang sangat melegakan, ketika perusahaan leather craft lain banyak yang mengurangi jumlah karyawannya demi menjaga kesehatan keuangan. Sebagai CEO, Sumarni sangat memahami keresahan para crafter yang notabene juga merupakan tulang punggung bagi keluarganya masing-masing. Hal itu menjadi motivasi tersendiri baginya untuk bisa terus meningkatkan volume pesanan bahkan di kala pandemi dan mempertahankan para karyawannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sejak Terpukul Keras...
Sejak Terpukul Keras Oleh Pandemi, Sri Mulyani Terus Mereformasi Fiskal
11,53 Juta Pekerja Masih...
11,53 Juta Pekerja Masih Terdampak Covid, Mayoritas Kena Pengurangan Jam Kerja
Pendapatan Hotel Sahid...
Pendapatan Hotel Sahid di 2021 Capai Rp69,42 Miliar
Prediksi Sri Mulyani...
Prediksi Sri Mulyani Pandemi Covid-19 Selesai dalam 3 Tahun Dipertanyakan IMF
Pandemi, Perang dan...
Pandemi, Perang dan Inflasi Menghantui Dunia, Sri Mulyani Sebut Indonesia Masih Beruntung
Sri Mulyani Sebut Kesejahteraan...
Sri Mulyani Sebut Kesejahteraan Masyarakat Mulai Pulih, Ini Buktinya
China Beri Lampu Hijau...
China Beri Lampu Hijau Buka Perbatasan dengan Hong Kong
Pakar Epidemiologi Sebut...
Pakar Epidemiologi Sebut 98,5 Persen Masyarakat Miliki Antibodi Covid-19
Kegagalan Pasar dan...
Kegagalan Pasar dan Pandemi
Rekomendasi
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Cek Hasil Seleksi Sekolah...
Cek Hasil Seleksi Sekolah Maung 2026 Hari Ini, Simak Jadwal SPMB Jabar Selanjutnya
Hari Kedua Audisi Miss...
Hari Kedua Audisi Miss Indonesia 2026 Membludak, Talenta Muda Surabaya Tunjukkan Pesonanya
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved