UNVR Genjot Kinerja Pasar e-Commerce, Direksi Akuisisi Saham untuk Investasi
Selasa, 29 Maret 2022 - 21:20 WIB
loading...
A
A
A
Disampaikan Reza, secara fundamental pun, Unilever positif. Banyak inovasi dan terobosan untuk meningkatkan kinerja khususnya ketika dihantam pengurangan tren penurunan mobilitas masyarakat selama pandemi. "Secara umum, dalam menilai emiten layak dibeli atau enggak dilihat dari kinerja fundamentalnya hingga kualitas manajemen dalam mengelola perusahaannya," ujarnya.
Apalagi, saat ini harga UNVR, sudah masuk kategori murah. Ditunjang tren pemulihan ekonomi dan kemungkinan perbaikan daya beli, ada sinyal positif untuk mengerek kinerja. "Kalau pernah lihat UNVR pernah di 7000an trus sekarang di 3000an, ya berarti memang sudah murah," ucapnya.
Sehingga jika direksi beli saham UNVR, dapat dibaca sebagai sinyal ke publik bahwa terus dilakukan perbaikan dan mengindikasikan bahwa saham UNVR masih layak beli untuk investasi dalam jangka panjang.
"Bisa dibilang seperti itu. Sama halnya seperti emiten lain dimana BoD maupun Dewan komisarisnya ikut membeli saham perusahaannya. Justru mereka ingin mengirimkan sinyal ke pasar kalau UNVR itu masih layak invest," ujar Reza.
Diketahui UNVR gencar menggenjot lima prioritas strategis di tahun 2022 yakni memperkuat potensi portofolio brand melalui inovasi, diversifikasi produk ke segmentasi value dan premium; memperkuat posisi di channel utama (GT dan Modern Trade) dan channel masa depan (e-Commerce) memimpin kanal digital serta tetap menjadi yang terdepan dalam mewujudkan bisnis yang berkelanjutan.
Beberapa contoh perwujudan prioritas strategis tersebut adalah berbagai upaya transformasi end-to-end secara menyeluruh untuk terus bisa bersaing dan relevan di masa yang akan datang (future-fit), misalnya dalam hal kapabilitas dan operasional perusahaan, juga kanal penjualan.
Untuk kanal penjualan, UNVR menempatkan perhatian yang sama pada sisi B2B dengan pengembangan aplikasi Sahabat Warung untuk pelanggan, dan B2C dengan terus meningkatkan kehadiran di berbagai lokapasar serta aplikasi belanja yang kini menjadi preferensi konsumen sejak pandemi. Hasilnya, UNVR dikabarkan berhasil melipat gandakan volume penjualan di lokapasar pada tahun 2020.
Apalagi, saat ini harga UNVR, sudah masuk kategori murah. Ditunjang tren pemulihan ekonomi dan kemungkinan perbaikan daya beli, ada sinyal positif untuk mengerek kinerja. "Kalau pernah lihat UNVR pernah di 7000an trus sekarang di 3000an, ya berarti memang sudah murah," ucapnya.
Sehingga jika direksi beli saham UNVR, dapat dibaca sebagai sinyal ke publik bahwa terus dilakukan perbaikan dan mengindikasikan bahwa saham UNVR masih layak beli untuk investasi dalam jangka panjang.
"Bisa dibilang seperti itu. Sama halnya seperti emiten lain dimana BoD maupun Dewan komisarisnya ikut membeli saham perusahaannya. Justru mereka ingin mengirimkan sinyal ke pasar kalau UNVR itu masih layak invest," ujar Reza.
Diketahui UNVR gencar menggenjot lima prioritas strategis di tahun 2022 yakni memperkuat potensi portofolio brand melalui inovasi, diversifikasi produk ke segmentasi value dan premium; memperkuat posisi di channel utama (GT dan Modern Trade) dan channel masa depan (e-Commerce) memimpin kanal digital serta tetap menjadi yang terdepan dalam mewujudkan bisnis yang berkelanjutan.
Beberapa contoh perwujudan prioritas strategis tersebut adalah berbagai upaya transformasi end-to-end secara menyeluruh untuk terus bisa bersaing dan relevan di masa yang akan datang (future-fit), misalnya dalam hal kapabilitas dan operasional perusahaan, juga kanal penjualan.
Untuk kanal penjualan, UNVR menempatkan perhatian yang sama pada sisi B2B dengan pengembangan aplikasi Sahabat Warung untuk pelanggan, dan B2C dengan terus meningkatkan kehadiran di berbagai lokapasar serta aplikasi belanja yang kini menjadi preferensi konsumen sejak pandemi. Hasilnya, UNVR dikabarkan berhasil melipat gandakan volume penjualan di lokapasar pada tahun 2020.
Lihat Juga :