Dukung Pengembangan Startup, Mandiri Investasi Himpun Dana Investor Asing

Kamis, 31 Maret 2022 - 18:12 WIB
loading...
Dukung Pengembangan...
Direktur Utama Mandiri Investasi Aliyahdin Saugi. FOTO/dok.Mandiri Investasi
A A A
JAKARTA - PT Mandiri Manajemen Investasi atau Mandiri Investasi melalui anak usaha perusahaan yaitu Mandiri Investment Management Singapore Pte. Ltd (MIMS), terus menjaring dana dari investor asing melalui sejumlah produk investasi yang dikelola Mandiri Investasi. Hal itu sejalan dengan tingginya aliran dana asing yang masuk ke Indonesia, yang diperkirakan masih akan terus berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

Direktur Utama Mandiri Investasi Aliyahdin Saugi mengatakan, salah satu keberhasilan MIMS sebagai fund manager yang layak mendapat apresiasi adalah terkumpulnya dana investor asing ke produk Indonesia Impact Fund (IIF). Selanjutnya dana yang terkumpul di IIF tersebut dikelola oleh Bank Mandiri Group melalui kolaborasi antara MIMS dan Mandiri Capital Indonesia, untuk membantu pengembangan berbagai bisnis rintisan/start up, di Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya. Menurut pria yang akrab dipanggil Adi tersebut, hal itu sebagai wujud sinergi positif antar anak usaha Bank Mandiri Group.

“Kami akan terus meningkatkan peran MIMS dalam menjaring dana asing dengan memasarkan berbagai produk investasi baik yang dikelola MIMS maupun Mandiri Investasi. Sebagai upaya kami untuk memenuhi target dana kelolaan Mandiri Investasi tahun ini sebesar Rp 65,7 triliun,” ujar Adi dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (31/3/2022).

Baca Juga: Dorong Swasembada Pangan, Bank Mandiri Kembangkan Petani Jagung Kabupaten Dompu

Ke depannya, lanjut dia, MIMS masih akan melanjutkan pengumpulan dana dari investor asing pada produk IIF. Hal itu mengingat IIF merupakan produk investasi pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan effort dari public-private sector yang ditujukan khusus membantu pertumbuhan perusahaan rintisan yang terdampak krisis serta mendukung tercapainya target pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG) di Indonesia.

Adapun sejumlah target pembangunan berkelanjutan/SDG tersebut diantaranya pengentasan kemiskinan, layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau, sistem pendidikan yang berkualitas dan mudah diakses, peningkatan partisipasi perempuan, pembangunan lingkungan dan kota yang berkelanjutan, serta kepedulian terhadap perubahan iklim.

Baca Juga: Sales Volume QRIS Bank Mandiri Tembus Rp9,2 Triliun

Adi menjelaskan, produk investasi yang dikelola Mandiri Investasi saat ini sangat beragam. Perusahaan telah memiliki lebih dari 90 produk reksa dana, 7 produk investasi alternative dan mengelola lebih dari 100 produk Kontrak Pengelolaan Dana/ Pengelolaan Dana Nasabah secara Individual (PDNI), yang seluruhnya terdiri dari jenis dan kelas aset yang berbeda. Seluruh produk tersebut dipasarkan oleh MMI kepada nasabah institusi dan individu secara langsung serta melalui 30 agen penjual efek reksa dana yang telah bekerja sama dengan MMI.

“Strategi investasi yang kami lakukan tahun ini, akan fokus kepada kelas asset yang memberikan imbal hasil berkelanjutan serta menitikberatkan ke sektor industri yang peduli terhadap lingkungan, kemajuan sosial dan memiliki corporate governance berstandar tinggi,” papar Adi.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Spillify.io Hubungkan...
Spillify.io Hubungkan Brand dan Konsumen, Ngespill Produk Bisa Dapat Cuan
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Hubungkan Inovator Lokal...
Hubungkan Inovator Lokal dengan Jaringan Modal Internasional di The 2026 Asia Grassroots Forum
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Rekomendasi
Khasiat Surat Al Waqiah...
Khasiat Surat Al Waqiah yang Jarang Diketahui: Rezeki Lancar, Hidup Berkah hingga Wajah Bercahaya di Akhirat
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Berita Terkini
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved