Asian Agri Bantu Masyarakat Desa Cegah Pandemi Covid-19
Jum'at, 24 April 2020 - 16:14 WIB
loading...
A
A
A
"Kami juga melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala di fasilitas-fasilitas umum dan rumah ibadah untuk membasmi virus Covid-19," tambah Welly.
Bantuan Asian Agri bertujuan mengurangi dampak Covid-19 terhadap kesehatan masyarakat serta membantu meringankan dampak dari sisi ekonomi masyarakat. Pemberdayaan masyarakat pun diwujudkan dengan menggandeng beberapa warga desa yang berprofesi sebagai penjahit untuk memproduksi sebanyak 7.650 masker kain.
Sri Wahyuni, pemilik usaha Penjahit Ayu Melati di Desa Makmur, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, merupakan salah satu warga yang mendapat pesanan pembuatan masker kain dari Asian Agri untuk dibagikan kepada masyarakat di 19 desa yang berada di Kabupaten Pelalawan dan Siak.
Bagi Sri, perempuan kelahiran Lubuk Pakam, 50 tahun yang lalu, order dari Asian Agri sebanyak 6.050 masker kain sangat membantu ekonomi keluarga dan 4 orang karyawannya. Dalam keadaan normal, biasanya Sri mendapat banyak pesanan jahit pakaian menjelang Lebaran. Namun tahun ini diakuinya sangatlah sulit.
Dalam masa pandemi Covid-19, para pelanggan jahitnya ada yang menunda pesanan akibat pembatasan sosial dan pengalihan prioritas keuangan. "Kami bertekad agar dapur kami tetap mengepul, dan kami harus berusaha agar roda mesin jahit kami tetap bergerak dan para pekerja tetap mendapat penghasilan," ujar Sri.
Bantuan Asian Agri bertujuan mengurangi dampak Covid-19 terhadap kesehatan masyarakat serta membantu meringankan dampak dari sisi ekonomi masyarakat. Pemberdayaan masyarakat pun diwujudkan dengan menggandeng beberapa warga desa yang berprofesi sebagai penjahit untuk memproduksi sebanyak 7.650 masker kain.
Sri Wahyuni, pemilik usaha Penjahit Ayu Melati di Desa Makmur, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, merupakan salah satu warga yang mendapat pesanan pembuatan masker kain dari Asian Agri untuk dibagikan kepada masyarakat di 19 desa yang berada di Kabupaten Pelalawan dan Siak.
Bagi Sri, perempuan kelahiran Lubuk Pakam, 50 tahun yang lalu, order dari Asian Agri sebanyak 6.050 masker kain sangat membantu ekonomi keluarga dan 4 orang karyawannya. Dalam keadaan normal, biasanya Sri mendapat banyak pesanan jahit pakaian menjelang Lebaran. Namun tahun ini diakuinya sangatlah sulit.
Dalam masa pandemi Covid-19, para pelanggan jahitnya ada yang menunda pesanan akibat pembatasan sosial dan pengalihan prioritas keuangan. "Kami bertekad agar dapur kami tetap mengepul, dan kami harus berusaha agar roda mesin jahit kami tetap bergerak dan para pekerja tetap mendapat penghasilan," ujar Sri.
Lihat Juga :