Daftar Produk Rusia yang Diboikot Usai Invasi ke Ukraina

Jum'at, 01 April 2022 - 22:20 WIB
loading...
A A A
Dalam upayanya mendukung Ukraina, Total Wine and More yang mengoperasikan sekitar 229 toko di 27 negara bagian telah mengumumkan melalui sosial medianya bahwa mereka telah menghapus semua produk buatan Rusia, termasuk Vodka dalam tokonya.

Selain itu, pengguna sosial media juga menyerukan tagar #BoycottRussia #DumpRussianVodka sebagai bentuk dukungan untuk Ukraina.

2. Berlian

Produk Rusia berikutnya yang diboikot adalah Berlian. Menurut situs Town & Country, Rusia merupakan salah satu negara pemasok berlian terbesar di dunia dan berada di peringkat kelima. Hampir semua produksi berlian Ukraina dihasilkan pertambangan Alrosa yang mengoperasikan tambang di seluruh wilayah Yakutia di Siberia.

Dalam hal ini, beberapa waktu yang lalu Presiden Amerika Serikat, Joe Biden telah melarang impor berlian dari Rusia sebagai lanjutan dari berbagai sanksi atas invasi Rusia ke Ukraina. Biden sendiri mengatakan bahwa sanksi ini diambil berdasarkan koordinasi dengan sekutu NATO, Uni Eropa, dan anggota G7.

3. Kaviar

Produk Rusia selanjutnya yang diboikot adalah Kaviar. Kaviar merupakan salah satu jenis olahan laut yang menjadi salah satu makanan termahal di dunia. Dalam hal ini, Rusia juga dikenal sebagai salah satu negara yang memproduksi berbagai jenis kaviar yang cukup terkenal di dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
Rusia Tebar Diskon Gas...
Rusia Tebar Diskon Gas ke China Sampai 2029, Lebih Murah dari Eropa
Uni Eropa Curi Harta...
Uni Eropa Curi Harta Moskow? Bunga Aset Rusia Rp27,36 Triliun Dipakai Bayar Utang Ukraina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rekomendasi
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved