Subsidi Gaji atau Upah Hadir Kembali, Intip Kriteria dan Besarannya
Rabu, 06 April 2022 - 20:27 WIB
loading...
Saat ini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) setidaknya tengah mempersiapakan seluruh instrumen kebijakan pelaksanaan Bantuan Subsidi Gaji/Upah (BSU) bagi pekerja atau buruh di tahun 2022. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Saat ini Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker )setidaknya tengah mempersiapakan seluruh instrumen kebijakan pelaksanaan Bantuan Subsidi Gaji/Upah (BSU) bagi pekerja atau buruh di tahun 2022. Hal ini dilaksanakan untuk memastikan bahwa program ini dapat dijalankan dengan cepat, tepat, akurat, dan akuntabel.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menjelaskan, cepat dimaksudkan agar BSU dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pekerja/buruh. Tepat bermakna sesuai dengan sasaran penerima, serta sesuai dengan persyaratan dan ketentuan.
“Sedangkan akurat didasarkan pada data yang bisa dipertanggungjawabkan, dan akuntabel sesuai dengan tata kelola yang benar,” ujar Menaker, Ida Fauziyah dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (6/4/2022).
Baca Juga: Buruh Tolak BLT Minyak Goreng Rp300 Ribu, Said Iqbal: Hanya Gudang Korupsi
Selain itu lanjut Menaker, saat ini pihaknya juga tengah menyiapkan beberapa hal antara lain merampungkan regulasi teknis BSU 2022 serta mengajukan dan merevisi anggaran bersama Kementerian Keuangan.
“Serta yang tidak kalah penting adalah mereviu data calon penerima BSU 2022 bersama BPJS Ketenagakerjaan, dan berkoordinasi dengan pihak (Bank) Himbara selaku bank penyalur,” ujarnya.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menjelaskan, cepat dimaksudkan agar BSU dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pekerja/buruh. Tepat bermakna sesuai dengan sasaran penerima, serta sesuai dengan persyaratan dan ketentuan.
“Sedangkan akurat didasarkan pada data yang bisa dipertanggungjawabkan, dan akuntabel sesuai dengan tata kelola yang benar,” ujar Menaker, Ida Fauziyah dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (6/4/2022).
Baca Juga: Buruh Tolak BLT Minyak Goreng Rp300 Ribu, Said Iqbal: Hanya Gudang Korupsi
Selain itu lanjut Menaker, saat ini pihaknya juga tengah menyiapkan beberapa hal antara lain merampungkan regulasi teknis BSU 2022 serta mengajukan dan merevisi anggaran bersama Kementerian Keuangan.
“Serta yang tidak kalah penting adalah mereviu data calon penerima BSU 2022 bersama BPJS Ketenagakerjaan, dan berkoordinasi dengan pihak (Bank) Himbara selaku bank penyalur,” ujarnya.
Lihat Juga :