Tak Tunduk ke AS, Negara Eropa Ini Siap Bayar Gas Rusia Pakai Rubel

Kamis, 07 April 2022 - 13:06 WIB
loading...
Tak Tunduk ke AS, Negara...
Tak semua negara dalam Uni Eropa menolak arahan Rusia untuk membayar gasnya dalam rubel. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menentang sanksi Uni Eropa (UE) terhadap energi Rusia, Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban menegaskan bahwa negaranya akan menerima arahan Moskow untuk membayar pasokan gas dalam rubel.

Dikutip dari RT.com, Kamis (7/4/2022), Orban mengatakan bahwa Hongaria tidak akan menyerah pada tekanan dan tidak akan mendukung pembatasan pasokan minyak dan gas dari Rusia. Sebab, tegas dia, hal ini adalah 'garis merah' untuk Hongaria.

Baca Juga: Merasa Terhina, Menlu Hongaria Panggil Dubes Ukraina

Sebelumnya, pada 6 April, Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto mengatakan, kontrak gas adalah masalah antara negaranya dan Rusia. Dia juga menegaskan bahwa UE tidak memiliki peran untuk dimainkan dalam kesepakatan itu.

Menurut Orban, negaranya juga tidak akan mengikuti jejak Washington dan bergabung dengan larangan perdagangan energi dengan Rusia. Dia menekankan bahwa hal itu tidak mungkin karena itu akan menjadi beban yang tak tertahankan bagi Hongaria.

Perdana Menteri Orban menunjukkan bahwa 85% dari semua gas yang dikonsumsi di negara itu berasal dari Rusia, dan 85% rumah tangga Hongaria menggunakan gas. Dia menambahkan bahwa bahan bakar negara itu diproduksi dari minyak, di mana 64% di antaranya dipasok oleh Rusia.

Baca Juga: Eropa Terpecah Soal Sanksi Embargo Minyak dan Gas Rusia

Sebelumnya, negara yang tergabung dalam Uni Eropa (UE) lainnya, Slovakia, menyatakan siap untuk membayar gas alam Rusia dalam rubel jika itu yang diperlukan untuk menjaga agar gas tetap mengalir ke negara tersebut.

"Jika ada syarat untuk membayar dalam rubel, maka kami akan membayar dalam rubel," ditegaskan Menteri Ekonomi Slovakia Richard Sulik.

Dia mengatakan, impor Rusia menyumbang sekitar 85% dari semua pasokan gas Slovakia, sehingga otoritas negara akan tetap pragmatis dalam masalah ini. "Kita tidak bisa terputus dari gas (Rusia)," tandasnya.

(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Rekomendasi
Kaesang Saksikan Pelantikan...
Kaesang Saksikan Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji Lampung
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 5: Kelanjutan Kebohongan Jaka Mengguncang Rumah Tangga Mila
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 1,72%, Terperosok ke Bawah 6.000
AdMedika Salurkan Bantuan...
AdMedika Salurkan Bantuan untuk Guru Honorer Melalui Program Jaga Sejahtera
Otto Media Grup dan...
Otto Media Grup dan SOMETHINC Dorong Kolaborasi Bisnis Kreator
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Tarik Dana JHT BPJS...
Tarik Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Dipotong Pajak, Purbaya Buka Suara
Konsumsi Pertalite Meledak...
Konsumsi Pertalite Meledak Imbas Kenaikan Harga BBM Pertamax, Pasokan Aman?
Infografis
Jerman Khawatir Bom...
Jerman Khawatir Bom Nuklir AS Tak Bela NATO saat Perang Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved