Deretan Konglomerat Sawit Paling Tajir di Indonesia, Intip Daftarnya
Sabtu, 09 April 2022 - 14:58 WIB
loading...
Konglomerat kelapa sawit di Indonesia menjadi sorotan, lantaran ketika banyak masyarakat kesulitan mendapatkan minyak goreng murah. Mereka semakin tajir melintir, karena harga CPO yang melonjak. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Konglomerat kelapa sawit di Indonesia menjadi sorotan, lantaran ketika banyak masyarakat kesulitan mendapatkan minyak goreng murah. Mereka semakin tajir melintir, mengingat harga minyak kelapa sawit ( crude palm oil/CPO ) terus melonjak hingga berada di kisaran USD2.010 per ton pada bursa komoditas Rotterdam dari data 9 Maret 2022.
Seperti diketahui minyak goreng yang dikonsumsi di Indonesia dihasilkan dari minyak kelapa sawit atau CPO, yang harganya terus meninggi. Sebagai salah satu negara produsen kelapa sawit terbesar di dunia, Indonesia memiliki sejumlah perusahaan kelapa sawit yang pendapatannya mencapai triliunan rupiah setiap tahunnya.
Baca Juga: Minyak Sawit Topang Ekspor Indonesia Sebesar 15 Persen
Adapun produksi sawit di Tanah Air terkonsentrasi pada 3 wilayah yakni Sumatera, Kalimantan dan Papua. Tingginya harga CPO dunia berdampak terhadap kehidupan konsumen.
Apalagi minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan bahan pokok penting (Bapokting) dan komoditas strategis industri yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan ketersediaannya memiliki peran penting bagi aspek sosial dan ekonomi.
Berdasarkan penelitian KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha), konsentrasi pasar (CR4) minyak goreng hanya sebesar 46,5% dan dimotori oleh empat produsen besar. Artinya, hampir setengah pasar dikendalikan oleh empat produsen minyak goreng.
Baca Juga: Kebijakan B30 Bisa Bikin Harga CPO Melompat, Benarkah?
Berikut daftar lengkap konglomerat penguasa minyak sawitdi Indonesia:
1. Bachtiar Karim
Kekayaan Bachtiar Karim bersumber dari Grup Musim Mas yang merupakan perusahaan sawit terbesar di Indonesia. Dari perusahaannya tersebut, dia memiliki total kekayaan USD3,5 miliar atau setara Rp50 triliun dan masuk dalam jajaran sepuluh besar orang terkaya di Indonesia. Produk minyak goreng dari Musim Mas dipasarkan dengan merek Sanco, Voila, dan Amago.
Perusahaan tersebut mengklaim sebagai grup kelapa sawit pertama yang disertifikasi oleh Roundtable for Sustainable Palm Oil (RSPO) pada 2012 dan Palm Oil Innovation Group (POIG) pada 2019.
Musim Mas memiliki pengolahan kelapa sawit dari hulu, hilir hingga ke logistiknya. Dari hulu, perusahaan ini menanam kelapa sawit untuk minyak mentah dan kernel sawit. Di hilir, Musim Mas memproduksi minyak kelapa sawit untuk sabun, oleokimia, biofuel, dan produk lainnya untuk industri.
2. Keluarga Widjaya
Seperti diketahui minyak goreng yang dikonsumsi di Indonesia dihasilkan dari minyak kelapa sawit atau CPO, yang harganya terus meninggi. Sebagai salah satu negara produsen kelapa sawit terbesar di dunia, Indonesia memiliki sejumlah perusahaan kelapa sawit yang pendapatannya mencapai triliunan rupiah setiap tahunnya.
Baca Juga: Minyak Sawit Topang Ekspor Indonesia Sebesar 15 Persen
Adapun produksi sawit di Tanah Air terkonsentrasi pada 3 wilayah yakni Sumatera, Kalimantan dan Papua. Tingginya harga CPO dunia berdampak terhadap kehidupan konsumen.
Apalagi minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan bahan pokok penting (Bapokting) dan komoditas strategis industri yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan ketersediaannya memiliki peran penting bagi aspek sosial dan ekonomi.
Berdasarkan penelitian KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha), konsentrasi pasar (CR4) minyak goreng hanya sebesar 46,5% dan dimotori oleh empat produsen besar. Artinya, hampir setengah pasar dikendalikan oleh empat produsen minyak goreng.
Baca Juga: Kebijakan B30 Bisa Bikin Harga CPO Melompat, Benarkah?
Berikut daftar lengkap konglomerat penguasa minyak sawitdi Indonesia:
1. Bachtiar Karim
Kekayaan Bachtiar Karim bersumber dari Grup Musim Mas yang merupakan perusahaan sawit terbesar di Indonesia. Dari perusahaannya tersebut, dia memiliki total kekayaan USD3,5 miliar atau setara Rp50 triliun dan masuk dalam jajaran sepuluh besar orang terkaya di Indonesia. Produk minyak goreng dari Musim Mas dipasarkan dengan merek Sanco, Voila, dan Amago.
Perusahaan tersebut mengklaim sebagai grup kelapa sawit pertama yang disertifikasi oleh Roundtable for Sustainable Palm Oil (RSPO) pada 2012 dan Palm Oil Innovation Group (POIG) pada 2019.
Musim Mas memiliki pengolahan kelapa sawit dari hulu, hilir hingga ke logistiknya. Dari hulu, perusahaan ini menanam kelapa sawit untuk minyak mentah dan kernel sawit. Di hilir, Musim Mas memproduksi minyak kelapa sawit untuk sabun, oleokimia, biofuel, dan produk lainnya untuk industri.
2. Keluarga Widjaya
Lihat Juga :