Membuat UMKM Lebih Tahan Banting dengan Digitalisasi

Kamis, 14 April 2022 - 20:36 WIB
loading...
Membuat UMKM Lebih Tahan...
Sebenarnya transformasi digital tidak terbatas pada perluasan target saja. Ada berbagai layanan digital lainnya yang bisa dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku UMKM, seperti yang terdapat pada aplikasi AYO SRC. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Selama masa pandemi Covid-19 yang telah memasuki tahun ketiga pada 2022 ini, UMKM terus menjadi sektor andalan untuk memutar roda perekonomian. Masa pandemi Covid-19 ini juga menjadi momentum bagi para pelaku UMKM untuk melihat dan merasakan langsung manfaat dari transformasi digital.

Meskipun harus diakui juga, pandemi membawa tantangan yang mengguncang sektor UMKM. Berdasarkan hasil survei dampak pandemi yang dilakukan oleh LIPI, sebanyak 94,69% dari total UMKM mengalami penurunan penjualan, dimana penurunan lebih dari 75% dialami oleh 49,01% usaha ultra-mikro.

Lalu 43,3% usaha mikro, 40% usaha kecil, dan 45,83% usaha menengah. Berbagai upaya dilakukan para pelaku UMKM untuk dapat bertahan. Baca Juga: Transformasi SDM Jadi Kunci Dorong Digitalisasi UMKM

Mulai dari penyesuaian barang dan jasa, pengurangan tenaga kerja, pengajuan kredit, penundaan pembayaran kepada pemasok hingga transformasi digital . Hasilnya, UMKM yang paling mampu menghadapi tantangan pandemi adalah mereka yang mulai melakukan transformasi digital.

Pada umumnya, proses transformasi digital yang kerap dilakukan oleh para pelaku UMKM adalah perluasan target konsumen. Dengan berjualan melalui platform digital, para UMKM tidak lagi terbatas lokasi fisik dann bisa menjangkau konsumen secara lebih luas.

Namun, sebenarnya transformasi digital tidak terbatas pada perluasan target saja. Ada berbagai layanan digital lainnya yang bisa dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku UMKM. Seperti yang terdapat pada aplikasi AYO SRC.

AYO SRC merupakan aplikasi yang dikembangkan untuk Sampoerna Retail Community (SRC) , komunitas toko kelontong binaan PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna). Komunitas yang berdiri pada 2008 dengan 57 toko di Medan, kini sudah mempunyai anggota lebih dari 160.000 toko kelontong yang tersebar di 34 provinsi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menjawab Tantangan Klasik...
Menjawab Tantangan Klasik UMKM, ACC Danaku Dukung Modal Pelaku Usaha Kuliner di Surabaya
FKS Empower Dorong UMKM...
FKS Empower Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas Lewat Inovasi Pangan Kedelai
Belajar Mengelola Keuangan...
Belajar Mengelola Keuangan di UMKM Digital Finance Tour
Harga Tepung Beras Melonjak,...
Harga Tepung Beras Melonjak, Pelaku UMKM Kini Tertekan
Fondasi Hukum Kuat Jadi...
Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas
Cara Bank Raya Memacu...
Cara Bank Raya Memacu Pertumbuhan UMKM Digital yang Berdaya Saing di Momen Ramadan
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
Sri Gusni: Pergantian...
Sri Gusni: Pergantian Pimpinan BGN Harus Jadi Momentum Pembenahan Menyeluruh Program MBG
Angela Tanoesoedibjo:...
Angela Tanoesoedibjo: Perindo Rancang Program Baru Pemberdayaan UMKM
Rekomendasi
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
Kejagung: Proyek Motor...
Kejagung: Proyek Motor Listrik BGN Rp1 Triliun Jatuh ke Vendor yang Tak Penuhi Syarat
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved