Membuat UMKM Lebih Tahan Banting dengan Digitalisasi
Kamis, 14 April 2022 - 20:36 WIB
loading...
A
A
A
Melalui AYO SRC, Sampoerna membentuk ekosistem digital yang menghubungkan produsen, grosir, peritel, dan konsumen serta menawarkan merek label pribadi (private label brands). Selain itu AYO SRC juga menyediakan beragam layanan lainnya untuk mendukung kegiatan usaha sektor ritel skala UMKM.
Terlebih di tengah situasi pandemi dan pembatasan pergerakan masyarakat yang berlaku, aplikasi digital yang dapat menghubungkan UMKM dengan pemasok dan konsumen dapat meningkatkan daya tahan UMKM.
Dengan digitalisasi, mereka tetap dapat bertransaksi dan melayani konsumen secara digital. Hal ini juga meningkatkan daya saing UMKM, khususnya dibandingkan pelaku retail modern yang mungkin telah lebih dahulu memanfaatkan teknologi digital.
Berbagai fitur lain juga diperkenalkan AYO SRC untuk mendukung tumbuh kembang toko kelontong. Salah satunya adalah akses pembayaran digital Pojok Bayar, yang memungkinkan konsumen untuk melakukan transaksi digital mereka melalui toko kelontong. Solusi payment points for online banking (PPOB) tersebut dapat dimanfaatkan antara lain untuk konsumen melakukan pembayaran tagihan, paket internet, top-up dompet elektronik, dan lainnya.
Permodalan juga menjadi salah satu perhatian dari SRC bagi para toko kelontong anggota. Dengan Pojok Modal, SRC membuka akses permodalan, menghubungkan anggota dengan layanan peer-to-peer lending terpercaya yang bermitra dengan Sampoerna. Fitur ini sangat membantu anggota SRC yang selama ini belum dapat tersentuh oleh layanan perbankan.
Baca Juga: Potensi Ekonomi Digital Indonesia Capai USD 133 Miliar
Direktur Komersial Sampoerna Ivan Cahyadi menyebutkan, SRC bermula dari perhatian tim komersial Sampoerna dengan para toko yang bermitra.
Terlebih di tengah situasi pandemi dan pembatasan pergerakan masyarakat yang berlaku, aplikasi digital yang dapat menghubungkan UMKM dengan pemasok dan konsumen dapat meningkatkan daya tahan UMKM.
Dengan digitalisasi, mereka tetap dapat bertransaksi dan melayani konsumen secara digital. Hal ini juga meningkatkan daya saing UMKM, khususnya dibandingkan pelaku retail modern yang mungkin telah lebih dahulu memanfaatkan teknologi digital.
Berbagai fitur lain juga diperkenalkan AYO SRC untuk mendukung tumbuh kembang toko kelontong. Salah satunya adalah akses pembayaran digital Pojok Bayar, yang memungkinkan konsumen untuk melakukan transaksi digital mereka melalui toko kelontong. Solusi payment points for online banking (PPOB) tersebut dapat dimanfaatkan antara lain untuk konsumen melakukan pembayaran tagihan, paket internet, top-up dompet elektronik, dan lainnya.
Permodalan juga menjadi salah satu perhatian dari SRC bagi para toko kelontong anggota. Dengan Pojok Modal, SRC membuka akses permodalan, menghubungkan anggota dengan layanan peer-to-peer lending terpercaya yang bermitra dengan Sampoerna. Fitur ini sangat membantu anggota SRC yang selama ini belum dapat tersentuh oleh layanan perbankan.
Baca Juga: Potensi Ekonomi Digital Indonesia Capai USD 133 Miliar
Direktur Komersial Sampoerna Ivan Cahyadi menyebutkan, SRC bermula dari perhatian tim komersial Sampoerna dengan para toko yang bermitra.
Lihat Juga :