10 Negara Penghasil Gandum Terbesar di Dunia, Ada Tetangga Indonesia

Jum'at, 15 April 2022 - 20:43 WIB
loading...
A A A
7. Ukraina

Keranjang roti Eropa lainnya adalah Ukraina, dengan ladang yang luas dan dikenal sebagai negara pekerja keras. Hal itu menempatkannya di tempat keenam sebagai produsen gandum top di dunia, setelah menghasilkan lebih dari 29.171.000 metrik ton tahun lalu.

Rumah bagi ribuan toko roti dan kedai kopi, Ukraina sebanding dengan Eropa Barat. Tidak mengherankan bahwa sereal menjadi ekspor tertinggi kedua di negara itu.

Jika Anda berkemudi di negara ini, maka mereka akan menyaksikan ladang emas tak ada habisnya, yang bahkan digambarkan pada bendera biru dan kuning Ukraina.

Setelah baru-baru ini menghadapi konflik dan perubahan dalam pemerintahan, Ukraina juga perlahan-lahan mengalihkan fokus dari pertanian ke manufaktur dan penerapan teknologi maju. Produksi gandum mereka turun melebihi 1.000.000 metrik ton dari total tahun lalu.

8. Pakistan

Dalam daftar selanjutnya, ada Pakistan yang memproduksi 26.100.000 metrik ton gandum tahun lalu dan tambahan 1.800.000 metrik ton tahun ini.

9. Australia

Peningkatan produksi terjadi di Australia yang mencapai 8.800.000 metrik ton dalam satu tahun. Menghasilkan hanya 15.200.000 metrik ton tahun lalu, Australia berhasil mengatasi kekeringan dan menghasilkan 24.000.000 metrik ton tahun ini, sebagai akibat dari iklim yang bersabat ditopang lahan pertanian yang luas menjadikan gandum sebagai produk nomor satu untuk diekspor.

10. Argentina

Sebagai tanaman yang fleksibel, gandum tumbuh subur di berbagai daerah dan kondisi. Salah satunya di Argentina yang mampu memproduksi 21.000.000 metrik ton untuk masuk dalam jajaran 10 besar.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Rekomendasi
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved