9 Sektor Ekonomi Dibuka dengan Mengutamakan Protokol Kesehatan

Jum'at, 19 Juni 2020 - 05:45 WIB
loading...
9 Sektor Ekonomi Dibuka...
Petani memetik bunga anggrek di sebuah perkebunan di Tangerang Selatan. Perkebunan menjadi salah satu sektor yang kembali dibuka di era normal baru. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Pemerintah menyiapkan pembukaan sembilan sektor ekonomi di era kenormalan baru (new normal) . Kesembilan sektor tersebut yakni pertambangan, perminyakan, industri, konstruksi, perkebunan, pertanian, peternakan, perikanan, logistik dan transportasi barang.

Staf Ahli Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Raden Edi Prio Pambudi mengatakan, kebijakan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi ini seperti dua sisi koin, ini berarti harus efektif dan beriringan.

Pandemi Covid-19 telah membuat kegiatan usaha berhenti serta berdampak pada sosial ekonomi, dan kini pemerintah juga harus mengembalikan agar roda perekonomian kembali berjalan.

“Kami menentukan sektor usaha ekonomi, dengan mengutamakan faktor kesehatan. Kami menghitung resikonya dengan mengumpulkan data dan kami lihat aspek sosial dan kesehatan. Secara kesehatan ada ketentuan yang harus diberlakukan seperti menjaga kebersihan, memakai masker hingga mencegah penularan," ujar Raden di Jakarta, Kamis (18/6/2020).

Sementara dari sisi sosial ekonomi, pihaknya terus mencari cara bagaimana kontribusinya yang signifikan bagi perekonomian. Misalnya yang menyerap tenaga kerja, atau mempunyai keterkaitan yang luas dengan sektor-sektor lainnya. (Baca juga : DPR Minta APBN 2021 Didesain Percepat Pemulihan Ekonomi-Sosial )

Lebih lanjut, Raden juga mengatakan pembukaan sektor-sektor ini tergantung pada pembukaan wilayahnya. Wilayah tersebut berarti tidak terdampak atau memiliki resiko rendah (zona hijau) sehingga tidak menimbulkan masalah baru karena penularan.

“Kami memilih sektor di wilayah zona hijau dengan mengutamakan protokol kesehatan dan SOP yang akan dipraktikan nantinya. Sehingga pemerintah bersama pemerintah daerah dan TNI Polri juga akan memastikan kedisiplinan dari masyarakat sekitar lokasi kegiatan perekonomian,” jelasnya.

Sementara itu, Ekonom sekaligus Rektor Unika Atma Jaya Agustinus Prasetyantoko mengatakan pemilihan sembilan sektor ini sudah mempertimbangkan tiga aspek penting yaitu aspek ekonomi serta kontribusinya terhadap pendapatan nasional ataupun daerah, aspek penyerapan tenaga kerja, dan aspek keterikatan antar sektor. Tentunya hal ini menggunakan standar yang baru dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Apabila sembilan sektor itu bergerak akan berdampak, baik itu untuk sektor lain maupun tenaga kerja. Sektor-sektor ini akan menggunakan standar yang baru, seperti contoh kemasan untuk produk pertanian sudah dikemas dengan standar kesehatan yang baru. Artinya kegiatan ekonomi harus tetap memperhatikan kesehatan,” ungkap Agustinus.

Dia juga mengatakan saat ini Indonesia sedang memasuki fase yang baru. Fase ini tidak hanya membutuhkan hal teknis tetapi kesadaran dan kedisiplinan yang menyeluruh. "Jadi ini menjadi tugas semua pihak. Tidak hanya pemerintah tetapi semua elemen masyarakat," ujarnya.

Di sisi lain, dia juga mengingatkan perubahan perilaku pada masa new normal ini dapat menciptakan potensi yang menjadi peluang ekonomi. Contohnya untuk sektor kesehatan membutuhkan alat pelindung diri (APD) atau menciptakan obat dan vaksin dengan sumber daya alam yang ada di Indonesia. "Ini juga dapat mendorong produk-produk dalam negeri lainnya ke pasar global," ujarnya.

Sama juga dengan kemajuan yang terjadi pada sektor UMKM karena menggunakan aplikasi-aplikasi digital. Teknologi akan menjadi faktor penting ke depannya. Sehingga apabila diadopsi secara intensif pada berbagai sektor ekonomi maka akan turut mempercepat gerak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Selain mengedepankan protokol kesehatan, aspek teknologi kini menjadi tulang punggung ekonomi. Jadi para pelaku usaha akan menjadi penduduk asli perekonomian pasca Covid-19 dan memungkinkan pelaku usaha yang konvensional akan bermigrasi ke online," ujarnya.

Agustinus juga berpesan agar pelaku usaha tetap disiplin memperhatikan kesehatan. Karena nilai tertinggi atau prinsip tertinggi, dari aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari, adalah keselamatan nyawa. Sehingga apabila sistem perekonomian sudah bergerak tetap diiringi standar atau protokol disiplin diri yang ketat.

Lebih lanjut, Raden Edi juga mengatakan dalam proses membuka kembali sektor perekonomian merupakan keputusan jalan tengah yang dipilih. Satu sisi ini akan menjaga agar penyebaran virus ini tidak meningkat, tetapi di sisi lain juga cepat memulihkan kondisi ekonomi.

"Masyarakat harus memiliki disiplin terhadap protokol kesehatan. Ini demi tidak menimbulkan kerugian baru. Jangan lengah, tetap disiplin dan kita harus bisa mengajak masyarakat disekitar kita untuk lebih disiplin," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Desa BRILiaN Ketapanrame,...
Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanjutan
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
MBG Jadi Instrumen Ganda:...
MBG Jadi Instrumen Ganda: Atasi Stunting dan Tekan Beban Ekonomi Keluarga
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Rekomendasi
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Berikut 9 Hewan dengan...
Berikut 9 Hewan dengan Waktu Kehamilan Paling Lama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved