Buat Penerimaan Negara, Sri Mulyani Usul Kantor Kemenkeu Disewakan

Jum'at, 19 Juni 2020 - 13:44 WIB
loading...
Buat Penerimaan Negara,...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pandemi virus Corona mulai mengubah cara kerja pegawai di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Semula, pekerjaan yang dikerjakan di kantor, kini bisa dilakukan di rumah atau yang biasa disebut work from home (WFH).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, adanya WFH membuat beberapa kantor di Kementerian Keuangan sepi. Oleh karena itu, dirinya berharap agar kantor-kantor ini bisa disewakan.

Jika disewakan, kantor-kantor Kementerian Keuangan ini bisa menghasilkan karena menambah penerimaan negara. Berbeda, jika hanya dibiarkan kosong, sedangkan biaya perawatan masih harus tetap dikeluarkan.

"Saya suka bercanda di rapim (rapat pimpinan) dan bilang, saya tiga bulan enggak ke kantor Kemenkeu di headquarter, dan kita tetap bisa kerja tuh. Kantor bisa saya sewakan jadi hotel dan kantor lain," ujar Sri Mulyani dalam acara town hall meeting Kementerian Keuangan, Jumat (19/6/2020). ( Baca:Gara-gara Corona, 54% UMKM Tak Mampu Bayar Cicilan )

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia pun sudah memberikan lampu hijau jika nantinya Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DKJN) akhirnya memutuskan untuk menyewakan ruangan perkantoran. Mengingat, saat ini saja dirinya sudah jarang untuk pergi ke kantor karena pekerjaan sudah bisa dilakukan di rumah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Potensi Tambahan Penerimaan...
Potensi Tambahan Penerimaan Negara dari DSI Masih Dihitung, Purbaya: Belum Ketemu Angkanya
Pakai AI, Purbaya Beberkan...
Pakai AI, Purbaya Beberkan Modus Under Invoicing Ekspor CPO dan Batu Bara
Lampaui Target, Bea...
Lampaui Target, Bea Cukai Sumbawa Kantongi Rp1,44 Triliun dalam Empat Bulan
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
Defisit APBN Rp240,1...
Defisit APBN Rp240,1 Triliun Dinilai Sebagai Alarm Kebijakan, Haruskah Panik?
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Restitusi PPN Tambang...
Restitusi PPN Tambang Puluhan Triliun: Urgensi Perppu Selamatkan Penerimaan Negara
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Rekomendasi
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Berita Terkini
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved