Tarik Ulur Kerja Sama dengan Tesla, Bahlil: Rugi Kalau Investor Tidak Tanam Modal di Indonesia
Rabu, 27 April 2022 - 19:48 WIB
loading...
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (kanan) saat bertemu CEO Tesla Inc Elon Musk (dua kanan). Foto/Instagram luhut.pandjaitan
A
A
A
JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengaku belum mendapat informasi lebih lanjut terkait hasil pertemuan Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dengan CEO Tesla Elon Musk di Texas, Amerika Serikat (AS).
Meski begitu, dirinya memiliki keyakinan Menko Luhut piawai dalam melobi pengusaha yang baru saja menjadi pemilik baru twitter tersebut.
“Kita doakan yang terbaik mudah-mudahan apa yang disepakati di AS,” kata Bahlil dalam jumpa pers, Rabu (27/4/2022).
Baca juga: Temui Bos Tesla, Luhut Tak Menyangka Elon Musk Menyambut Ramah dan Penuh Semangat
Untuk diketahui, pertemuan Luhut dengan Elon Musk merupakan yang pertama kali. Meski begitu, komunikasi pemerintah Indonesia dengan Tesla sudah terjalin selama dua tahun terakhir.
Produsen mobil listrik asal AS itu sempat menyampaikan minat investasi di Indonesia sejak dua tahun lalu. Namun, karena dinilai terlalu mendikte pemerintah, Luhut dengan tegas menolaknya. Luhut menyatakan bahwa apabila ingin investasi di dalam negeri harus mengikuti syarat dan aturan di Indonesia.
Meski begitu, dirinya memiliki keyakinan Menko Luhut piawai dalam melobi pengusaha yang baru saja menjadi pemilik baru twitter tersebut.
“Kita doakan yang terbaik mudah-mudahan apa yang disepakati di AS,” kata Bahlil dalam jumpa pers, Rabu (27/4/2022).
Baca juga: Temui Bos Tesla, Luhut Tak Menyangka Elon Musk Menyambut Ramah dan Penuh Semangat
Untuk diketahui, pertemuan Luhut dengan Elon Musk merupakan yang pertama kali. Meski begitu, komunikasi pemerintah Indonesia dengan Tesla sudah terjalin selama dua tahun terakhir.
Produsen mobil listrik asal AS itu sempat menyampaikan minat investasi di Indonesia sejak dua tahun lalu. Namun, karena dinilai terlalu mendikte pemerintah, Luhut dengan tegas menolaknya. Luhut menyatakan bahwa apabila ingin investasi di dalam negeri harus mengikuti syarat dan aturan di Indonesia.
Lihat Juga :