Siapa Negara Penadah Gas Rusia Paling Banyak, Urutan Pertama Ada di Eropa

Jum'at, 29 April 2022 - 23:50 WIB
loading...
A A A
"Banyak perusahaan Eropa akan mengatakan OK, kami akan membayar ke rekening bank dalam mata uang euro dan akan ada perdagangan timbal balik sehingga mereka tetap dalam batas sanksi Uni Eropa," kata Nathan Piper, seorang analis energi di Investec.

Baca Juga: Eropa Mengecam Pemerasan Rusia Usai Stop Kirim Gas ke Polandia ke Bulgaria

"Tapi ada dua sisi dari kondisi ini bagi perusahaan, yakni dimana mereka perlu memasok gas ke konsumen dan di Jerman tidak ada alternatif selain pasokan gas Rusia untuk saat ini," jelasnya.

Menurut Financial Times, raksasa energi Austria OMV juga berencana untuk mengadopsi mekanisme tersebut sementara Eni Italia sedang mempertimbangkan langkah tersebut.

Eni menolak berkomentar sementara OMV membantah membuka akun di Swiss dengan Gazprom. Ia mengatakan kepada BBC: "Kami telah menganalisis permintaan Gazprom tentang metode pembayaran sehubungan dengan sanksi UE dan sekarang sedang mengerjakan solusi yang sesuai dengan sanksi."

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Rekomendasi
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
Betrand Peto Akui Tak...
Betrand Peto Akui Tak Tahu Ada Petisi Boikot Sarwendah, Fokus Garap Lagu Baru
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Berita Terkini
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
Kilau Emas Antam Meredup,...
Kilau Emas Antam Meredup, Hari Ini Turun Lagi Rp20.000 per Gram
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
Dibuka Menguat 0,33%,...
Dibuka Menguat 0,33%, IHSG Berbalik Melemah di Menit Pertama
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved