6.000 Ton Bungkil Kelapa Diekspor ke India di Masa Pandemi Covid-19

Minggu, 21 Juni 2020 - 00:13 WIB
loading...
6.000 Ton Bungkil Kelapa...
Petugas sedang melakukan pengawasan perlakukan Fumigasi PH3 di atas alat pengangkut PT Cargil. Foto/Dok
A A A
MANADO - 6.000 ton bungkil kelapa diekspor dari Sulawesi Utara (Sulut) ke India pada masa Pandemi Covid-19. Bungkil kelapa atau copra expeller sendiri, kerap dimanfaatkan untuk pakan ternak.

Jaminan kesehatan dan keamanan bungkil kelapa sebelum diekspor ke India telah melalui pemeriksaan Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Manad. Kepala Karantina Pertanian Manado, Donni Muksydayan selaku pejabat Karantina Pertanian Manado memeriksa 6.000 ton bungkil kelapa dan pengawasan perlakuan fumigasi menggunakan fosfin (PH3).

(Baca Juga: BPS: Ekspor Pertanian April 2020 Tumbuh 12,66% )

Tujuan utama fumigasi adalah untuk mensucihamakan pada komoditas sehingga tidak ada serangga yang ikut dilalulintaskan. Hal ini merupakan persyaratan dari negara tujuan, sehingga dapat diterbitkan phytosanitary certificate (PC).

"Bungkil kelapa merupakan sisa atau limbah dari proses pembuatan minyak kelapa. Di Sulawesi Utara, bungkilnya masih ada yang dibuang begitu saja. Padahal memiliki nilai ekonomi bagi petani kelapa selain bentuk olahan berupa minyak kelapa sawit, ampas sawit, minyak kelapa, dan tepung kelapa," tutur Donni Muksydayan, Sabtu (20/6/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menilik Strategi Eksportir...
Menilik Strategi Eksportir Kelapa Bulat Bertahan di Tengah Ketatnya Pasar Global
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Rekomendasi
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved