Ekonomi Rusia di Ambang Kehancuran? Proyeksi Resmi Pemerintah Bocor

Selasa, 10 Mei 2022 - 10:05 WIB
loading...
A A A
Dia mengatakan ekonomi Rusia kemungkinan akan tetap stagnan pada 2023. Angka resmi menunjukkan ekonomi Rusia tumbuh 3,7% pada kuartal pertama, tetapi Nabiullina mengatakan, ini adalah dorongan ketika orang-orang menimbun barang.

Ekonomi Rusia menyusut 3% selama 2020, tahun pertama pandemi, dan 7,8 persen pada 2009 di tengah krisis keuangan global. Survei bisnis menunjukkan aktivitas terus berkontraksi karena sanksi menyebabkan permintaan mengering.

Kondisi ini memunculkan pesimis dengan kondisi yang mereka hadapi saat mereka mengurangi tumpukan pekerjaan di tengah turunnya pesanan. Perusahaan memecat staf dan mencoba memangkas biaya saat mereka bergulat dengan inflasi yang melonjak, menurut data indeks manajer pembelian terbaru dari S&P Global.

Baca Juga: Ogah Genjot Produksi, OPEC Menampar Eropa di Tengah Rencana Embargo Minyak Rusia

Beberapa perusahaan pelayaran terbesar dunia memboikot Rusia, menambah tekanan inflasi dan krisis pasokan lebih lanjut di negara itu. Data survei yang dilacak oleh Goldman Sachs menunjukkan aktivitas ekonomi Rusia stabil di kisaran 10% di bawah tingkat pra-invasi.

“Secara keseluruhan, perkembangan jangka menengah akan bergantung pada seberapa efektif Rusia dapat menggantikan impor dan mengarahkan ekspor (energi),” kata analis Clemens Grafe.

Masih berdasarkan dokumen yang sama, investasi modal akan merosot 25,4%-31,8% setelah tumbuh 7,7% pada tahun 2021. Sementara pendapatan nyata yang dapat dibelanjakan, metrik yang sangat sensitif untuk Rusia, terutama dengan kenaikan harga yang mencapai standar hidup, bisa ambles 9,7% pada tahun 2022.

Di sisi lain, Bank Dunia telah memperkirakan PDB Rusia tahun 2022 kontraksi 11,2%. Ini terjadi karena sanksi Barat yang dikenakan pada bank Rusia, perusahaan milik negara, dan lembaga lainnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Rekomendasi
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Berita Terkini
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved