Ukraina Menghentikan Aliran Gas Rusia ke Eropa dengan Menutup Pipa Utama

Kamis, 12 Mei 2022 - 02:37 WIB
loading...
A A A
Operator transit gas Ukraina mengutarakan, telah mengusulkan kepada Gazprom bahwa mereka dapat memindahkan volume transit ke Sudzha tanpa biaya tambahan. Tetapi Gazprom mengatakan secara teknis tidak mungkin untuk memindahkan semua volume ke rute tersebut.

Aliran gas harian melalui Sokhranovka tercatat rata-rata mencapai 23 mcm sepanjang bulan ini, angka itu 20% lebih rendah dari bulan sebelumnya, menurut konsultan Rystad Energy. Tahun lalu, Uni Eropa (UE) mengimpor sekitar 155 miliar meter kubik (bcm) gas dari Rusia secara keseluruhan.

Operator transit gas Ukraina, bagaimanapun, mengatakan kapasitas harian Sudzha bisa mencapai sebanyak 244 juta meter kubik (mcm).

Sebagian besar negara Eropa sendiri telah mengurangi ketergantungan pada gas Rusia dalam beberapa tahun terakhir, tetapi negeri Beruang Merah tetap menjadi pemasok utama UE. Beberapa negara memiliki sumber pasokan alternatif, meskipun mengganti semua aliran gas Rusia menghadirkan tantangan mengingat gejolak pasar gas global bahkan sebelum perang Ukraina.

Menteri Ekonomi Slovakia, Richard Sulik mengaku, aliran gas ke Slovakia dari Ukraina stabil dan tidak ada tanda-tanda masalah pasokan, sementara kelompok energi Austria OMV mengatakan pengiriman gasnya berjalan sesuai permintaan.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Rekomendasi
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
BTS Jadi Tamu Kehormatan...
BTS Jadi Tamu Kehormatan Argentina Jelang Konser Oktober Mendatang
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
Berita Terkini
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
Tol Prambanan-Purwomartani...
Tol Prambanan-Purwomartani Siap Beroperasi Mudik Lebaran 2027
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Sucofindo Dukung Inisiatif...
Sucofindo Dukung Inisiatif ABPEDNAS melalui Program Srikandi Jaga Desa
Heboh PHK Massal, Said...
Heboh PHK Massal, Said Iqbal Bakal Temui Manajemen Tokopedia dan TikTok
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved