10 Mata Uang Terlemah di Dunia, Rupiah Nomor Berapa?

Rabu, 18 Mei 2022 - 16:54 WIB
loading...
10 Mata Uang Terlemah...
Mata uang sejumlah negara memiliki nilai tukar yang amat rendah jika dibandingkan dengan dolar Amerika Serikat (USD). Foto/ Ilustrasi/ultimatequizquestions
A A A
JAKARTA - Sejak pandemi Covid-19 berkecamuk, banyak negara di dunia terdampak parah ekonominya. Memburuknya kondisi ekonomi kerap diikuti dengan melemahnya mata uang negara yang bersangkutan.

Sebagian mata uang terlemah di dunia adalah milik negara-negara dunia ketiga, di mana ekonominya terdampak parah oleh pandemi. Melansir Saudiscoop.com, berikut deretan mata uang terlemah dunia sepanjang tahun 2022 dibandingkan dengan dolar Amerika Serikat (USD):

Baca Juga: Mata Uang Garuda Berjaya di Lima Negara Ini

1. Bolivar Venezuela
Bolivar Venezuela menempati peringkat sebagai mata uang terlemah di dunia jika dibandingkan dengan nilai tukar dolar AS. Negara di Amerika Selatan itu berusaha untuk pulih dari penurunan ekonomi yang curam dengan mencoba beralih ke ekonomi pasar ketika pandemi melanda. Hal itu membuatnya menjadi yang terburuk dalam daftar. Mata uang berkode VEF itu memiliki nilai tukar 457.795,47 per USD.

2. Rial Iran
Rial Iran menempati peringkat sebagai mata uang terlemah kedua di dunia. Kejatuhan ekonomi Negeri Mullah ini dimulai sejak 1979 setelah Revolusi Islam, yang menyebabkan banyak bisnis meninggalkan negara itu karena ketidakpastian.

Sejak itu, Iran telah menghadapi kejatuhan lebih lanjut dalam perang Iran-Irak dan sanksi nuklir. Sanksi dicabut sebentar pada tahun 2016 akan tetapi diberlakukan kembali dengan lebih keras pada tahun 2018 dan kemudian lagi pada tahun 2022. Mata uang berkode IRR itu tercatat memiliki nilai tukar sebesar 42.300.00 per USD.

3. Dong Vietnam
Dong Vietnam menempati peringkat sebagai mata uang terlemah ketiga di dunia. Vietnam mengejar ketertinggalannya setelah tercabik perang cukup lama. Para pakar ekonomi meyakinkan bahwa Vietnam berada di jalur yang benar dan akan segera menyusul negara-negara lain. Saat ini, mata uang berkode VND itu memiliki nilai tukar 22.942,50 per USD.

4. Rupiah Indonesia
Indonesia adalah salah satu negara yang relatif kaya di Asia Tenggara dengan ekonomi yang stabil. Tak hanya itu, ekonomi Indonesia pun berkembang dengan baik dan secara keseluruhan cukup makmur.

Hanya saja, nilai tukar rupiah yang menjadi mata uang negara ini terbilang lemah jika dibandingkan dengan USD. Tak heran jika Indonesia memiliki pecahan mata uang dengan nominal besar, hingga 100.000. Mata uang Garuda yang berkode IDR ini mempunyai nilai tukar sebesar 14.526,30 per USD.

5. Sierra Leone Leone
Negara Sierra Leone di Afrika, adalah salah satu negara termiskin dan memiliki salah satu mata uang terlemah di dunia. Perpecahan sipil, perang, dan pertempuran berulang dengan virus mematikan seperti Ebola membuat negara itu sulit fokus mengembangkan ekonominya.

Dengan ekonomi yang menjadi salah satu yang terlemah, kondisi Sierra Leone diperburuk dengan pandemi Covid-19.
Mata uang berkode SLL ini memiliki nilai tukar 12.700 per USD.

6. Kip Laos
Kip Laos, adalah satu-satunya mata uang dalam daftar yang belum didevaluasi. Pada masa kemerdekaan negara itu, Kip Laos sudah dikeluarkan dengan nilai tukar yang sangat rendah pada tahun 1953. Faktanya, Kip Laos sebenarnya telah menguat dan tumbuh terhadap mata uang global seperti USD dan mungkin akan terus demikian dalam waktu dekat. Saat ini, mata uang berkode LAK itu memiliki nilai tukar 12.760 per USD.

7. Som Uzbekistan
Negara Asia Tengah, Uzbekistan, menempati urutan kelima dalam daftar mata uang terlemah di dunia. Pada tahun 2018, banyak langkah regulasi diambil untuk mengangkat Som Uzbekistan dalam ekonomi global. Meskipun sedikit berhasil dalam membantu pertumbuhan ekonomi, Uzbekistan masih memiliki jalan panjang untuk bersaing secara setara di pasar global. Mata uangnya yang berkode UZS ini memiliki nilai tukar 11.160 per USD.

8. Franc Guinea
Dengan tingkat kemiskinan yang tinggi, masalah geng, dan inflasi, negara ini tetap menjadi salah satu yang termiskin di dunia. Namun, ekonominya telah menunjukkan beberapa perbaikan dalam beberapa waktu terakhir, dengan mata uang yang tumbuh kuat. Saat ini, mata uang Guinea dengan kode GNF itu memiliki nilai tukar 8.800 per USD.

Baca Juga: 10 Film Marvel Paling Jelek dalam 10 Tahun Terakhir

9. Guarani Paraguay
Paraguay adalah negara Amerika Selatan termiskin kedua dan mata uang terlemah kesembilan di dunia. Karena kombinasi kegagalan ekonomi, tingkat kemiskinan, korupsi yang tinggi, dan sektor jasa yang kecil, Paraguay belum dapat maju secara ekonomi dalam beberapa tahun terakhir. Mata uang yang berode PYG memiliki nilai tukar 6.856,36 per USD.

10. Riel Kamboja
Kamboja adalah negara kerajaan di Asia Tenggara. Riel Kamboja memulai debutnya pada tahun 1995 dalam upaya untuk menggantikan Piaster Indocina.

Mata uang itu dikeluarkan dengan nilai tukar yang sangat rendah dan tidak populer di kalangan penduduk setempat, sehingga tidak dapat maju di pasar global. Bahkan sekarang pun Riel Kamboja tetap menjadi salah satu mata uang yang tidak populer di wilayah tersebut. Penduduknya lebih suka melakukan pembayaran menggunakan dolar AS dan mata uang lain yang lebih kuat, yang menyebabkan mata uang tersebut semakin terdevaluasi. Mata uang dengan kode KHR ini memiliki nilai tukar 4.063 per USD.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Rekomendasi
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Berita Terkini
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved