Dana Asing Terus Kabur, Sri Mulyani Ungkap Pasar Keuangan Masih Tertekan

Senin, 22 Juni 2020 - 12:32 WIB
loading...
Dana Asing Terus Kabur,...
Sri Mulyani memaparkan, kondisi pasar keuangan Indonesia hingga bulan Juni 2020 masih mengalami tekanan akibat pandemi Corona atau Covid-19 yang tercermin dari kaburnya dana asing. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memaparkan, kondisi pasar keuangan Indonesia hingga bulan Juni 2020 masih mengalami tekanan akibat pandemi Corona atau Covid-19. Hal itu tercermin dari aliran modal asing yang terus keluar, baik pada instrumen saham maupun Surat Utang Negara (SUN).

(Baca Juga: Dalam Tiga Hari, Aliran Modal Asing Kabur dari Indonesia Rp1,09 Triliun )

Sambung Sri Mulyani menerangkan, arus modal asing yang keluar pada bulan Juni untuk sektor saham tercatat sebesar Rp1,2 Triliun. Hal ini dikarenakan investor masih mencermati perkembangan virus corona (Covid-19) di beberapa negara.

"Tekanan di pasar keuangan tunjukkan perkembangan positif terutama setelah gejolak besar Maret hingga April 2020. Namun sampai Juni ini jumlah dari net foreign buying atau capital inflow dalam bentuk saham dari Januari hingga Juni 2020 masih negatif Rp12,3 triliun bila bandingkan tahun lalu positif Rp68,8 triliun. Dan dana asing yang keluar sebesar Rp1,2 Trilun di pasar saham,” ujar Menkeu di Gedung DPR, Jakarta, Senin (22/6/2020).

Total net foreign buying di Indonesia sejak Januari hingga Juni 2020 masih mengalami negatif Rp140,2 triliun atau turun tajam bila dibandingkan pada periode yang sama tahun 2019 yang positif Rp164 triliun. Selain itu untuk instrumen pembelian SUN sejak Januari hingga Juni 2020 juga tercatat masih negatif Rp127,9 triliun padahal di periode yang sama tahun sebelumnya pembelian SUN masih positif Rp95 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
Mendagri Paparkan Kinerja...
Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
Aspri John Field Ungkap...
Aspri John Field Ungkap Dibekali Kartu Kredit untuk Entertain Pejabat Bea Cukai
Fenomena Korupsi di...
Fenomena Korupsi di Era Pemerintahan Prabowo Subianto
Rekomendasi
Menhut Raja Juli Irit...
Menhut Raja Juli Irit Bicara saat Dicecar Wartawan soal KPK, Hanya Ucapkan Terima Kasih
Setelah Sintya Marisca,...
Setelah Sintya Marisca, VISION+ Perkenalkan Jeremie Tobing di First Look My Chef in Crime
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
Transaksi Rp349 T, Sri...
Transaksi Rp349 T, Sri Mulyani Tegaskan: Tak Ada Perbedaan Data
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved