Cakep! Transparansi Gaji Karyawan Mulai Ngetren di Dunia

Jum'at, 20 Mei 2022 - 20:14 WIB
loading...
A A A
Di seluruh New York City, undang-undang transparansi pembayaran saat ini akan menjadi undang-undang pada 15 Mei. Perusahaan yang mempekerjakan lebih dari empat karyawan akan diminta untuk memposting rentang gaji, dalam upaya untuk mengatasi kesenjangan gaji gender dan ras.

Di Inggris, musim panas ini Departemen Bisnis, Energi, dan Strategi Industri akan menerbitkan panduan kepada pemberi kerja tentang pelaporan kesenjangan gaji etnis secara sukarela.

Perusahaan perjalanan Inggris, Flash Pack, adalah bisnis lain yang kini telah mengadopsi kebijakan pembayaran yang transparan. Perusahaan, yang memulai lagi tahun ini setelah harus tutup selama pandemi, sekarang menempatkan gaji yang tepat yang ditawarkan pada iklan pekerjaannya.

Ini bukan praktik sebelumnya yang hanya mengatakan bahwa bayarannya "kompetitif", dan kemudian bernegosiasi dengan rekrutan baru dari sana.

Baca juga: Denza D9, Alphard KW dari China Ludes 3.000 Unit dalam 30 Menit

Radha Vyas, kepala eksekutif dan salah satu pendiri, mengatakan bahwa kebijakan baru ini menghemat banyak waktu, karena mereka tidak lagi menerima lamaran dari orang-orang yang berharap dibayar lebih banyak daripada yang bisa ditawarkan perusahaan.

Jika tren di luar negeri ini bisa dicontoh di Indonesia, tentu akan menjadi angin segar buat para pekerja.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PHK Masih Terus Berlanjut,...
PHK Masih Terus Berlanjut, 30.000-an Karyawan Jadi Korban
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
Tokopedia Sangkal PHK...
Tokopedia Sangkal PHK Massal Karyawan, Klaim Penataan Tenaga Kerja
Heboh PHK Massal, Said...
Heboh PHK Massal, Said Iqbal Bakal Temui Manajemen Tokopedia dan TikTok
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Prabowo Pangkas 1.000...
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Menjadi 250, Bagaimana Nasib Karyawan?
Prabowo: Gaji Hakim...
Prabowo: Gaji Hakim Naik Hampir 300%, Lebih Tinggi dari Singapura
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Rekomendasi
My Chef In Crime, Serial...
My Chef In Crime, Serial Thriller Kriminal Kuliner Pertama di Indonesia yang Siap Hadir di VISION+
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved