Dikira Hiasan Dapur Biasa, Ternyata Harta Karun Berharga

Senin, 23 Mei 2022 - 14:34 WIB
loading...
A A A
Mengutip BBC, vas antik itu dijual ke pembeli internasional melalui kesepakatan lewat telepon. Harga barang antik itu saat ketuk palu pelelangan adalah 1,2 juta pounsterling, dan penawar membayar seharga 1,449 juta, termasuk premi pembeli.

"Kami senang dengan hasil yang luar biasa ini. Kami melihat minat yang luas dari China, Hong Kong, Amerika dan Inggris yang menghasilkan penawaran yang sangat kompetitif," ungkap Mark Newstead dari rumah lelang tersebut.

Rumah lelang Newbury menyebutkan, vas itu memiliki tanda enam karakter "khas" dari periode Qianlong (1736-1795) di dasarnya.

"Biru kobalt yang kaya sering disebut sebagai 'biru pengorbanan', yang berasal dari penggunaan bejana dalam glasir warna ini yang digunakan selama pengorbanan di Altar Kekaisaran Surga. Sangat jarang melihat vas biru dicat dengan warna emas dan perak yang sedikit terangkat, diduga karena medianya sulit dikendalikan," ungkapnya.

Menambah kelangkaannya, ungkap rumah lelang itu, tidak ada porselen lain yang dihiasi dengan subjek yang sama dalam emas dan perak yang pernah didokumentasikan. Motif bangau terbang dan kelelawar di vas tersebut menandakan umur panjang dan kemakmuran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Rekomendasi
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
Harta Kekayaan Ivan...
Harta Kekayaan Ivan Yustiavandana, Kepala PPATK yang Blokir Rekening Nganggur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved