Ini Biang Keladi PHK Besar-besaran di Bisnis Startup

Sabtu, 28 Mei 2022 - 16:01 WIB
loading...
Ini Biang Keladi PHK...
PHK yang terjadi di startup merupakan langkah efisiensi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Direktur Institute for Development of Economics dan Finance (Indef) Tauhid Ahmad menyatakan bahwa badai pemutusan hubungan kerja ( PHK ) yang terjadi di sejumlah perusahaan rintisan ( startup ) merupakan upaya efisiensi perusahaan.

Baca juga: Kemnaker Belum Terima Laporan Pekerja Startup Zenius dan LinkAja yang Terkena PHK

"startup yang melakukan PHK tersebut berarti mengupayakan efisiensi, dan biasanya efisiensi ini terjadi akibat menurunnya pendapatan perusahaan," jelasnya kepada MPI, Sabtu (28/5/2022).

Menurutnya pendapatan yang menurun dikarenakan ketidakmampuan perusahaan untuk bersaing mengingat startup baru pun banyak yang bermunculan.

"Penyebab pertama ya karena mereka tidak mampu berkompetisi sehingga berujung dengan ketidakmampuan mereka mengikuti demand dari market," jelasnya.



Selain itu, tekanan global yang dialami investor akibat dari dinamika global juga turut memengaruhi. Investor saat ini tengah menghadapi tekanan global sehingga mereka tidak mendapat dukungan pendanaan yang sifatnya jangka panjang.

Saat ini perekonomian global memang sedang di fase yang tidak menentu. Situasi itu membuat investor harus mengurangi ekspansi secara umum, termasuk mengurangi dukungan terhadap startup dalam negeri.

Namun, Tauhid Ahmad menyatakan bahwa kejadian saat ini hanyalah sebuah siklus semata. Ia pun meyakini bahwa ke depannya keadaan perekonomian akan membaik.

Baca juga: Felicya Angelista Umumkan Hamil Anak Kedua di Konser Rossa

"Ini hanyalah siklus, jika nanti perekonomian membaik tentu perusahaan akan membutuhkan SDM lagi, dan ke depannya akan banyak investor baru nantinya" pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Ancaman PHK 9.000 Karyawan...
Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai RI Tiga Bulan Lagi, Ratusan Sudah Diputus Kerja
LIXIL Kembali Gelar...
LIXIL Kembali Gelar LADC 2026, Libatkan Juri Lintas Negara
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Apa Saja Rahasia Pasar...
Apa Saja Rahasia Pasar Kripto APAC yang Kini Nilai Transaksinya Meroket ke Rp41.536 Triliun?
Wanita Ini Dipecat karena...
Wanita Ini Dipecat karena Suaminya Kerja di Perusahaan Saingan, Urusannya sampai Pengadilan
Rekomendasi
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved