Bisakah Qatar Menggantikan Rusia Sebagai Pemasok Gas Jerman?

Rabu, 01 Juni 2022 - 06:54 WIB
loading...
Bisakah Qatar Menggantikan...
Lebih dari seminggu lalu, Qatar menandatangani deklarasi niat kerja sama energi dengan Jerman yang bertujuan untuk menjadi pemasok utama gas alam cair (LNG) . Foto/Dok
A A A
DOHA - Jauh sebelum munculnya kembali ideologi 'Pan-Arab' yang sekarang semakin jelas di antara beberapa negara Timur Tengah terkemuka. Qatar telah berusaha untuk menempuh jalannya sendiri, tidak sepenuhnya selaras dengan blok kekuasaan yang dipimpin Amerika Serikat (AS) di satu sisi atau blok pimpinan China atau Rusia di sisi lain.

Ini cerminan dari fakta-fakta sulit bahwa ia berbagi reservoir gas alam North Dome/South Pars yang besar dengan proksi utama China/Rusia di kawasan itu. Secara geografis diposisikan langsung antara apa yang merupakan sekutu utama AS di kawasan itu, Arab Saudi pada bagian Barat-nya dan Iran bagian Timur-nya.

Baca Juga: Pasokan Minyak Rusia Tak Tertandingi, Menteri Energi UEA Mengakuinya

Sekaligus juga ini merupakan fungsi dari kepekaan nasionalis untuk kemandirian, dan semua faktor bergabung ke dalam keputusan Qatar yang menempatkan dirinya sebagai sarana utama di mana Jerman akhirnya dapat mempertimbangkan memberlakukan larangan mengimpor minyak dan gas dari Rusia , mengkatalisasi lebih banyak negara anggota Uni Eropa (UE) untuk melakukan hal yang sama.

Lebih dari seminggu lalu, Qatar menandatangani deklarasi niat kerja sama energi dengan Jerman yang bertujuan untuk menjadi pemasok utama gas alam cair (LNG) pemimpin UE de facto ke depan. Pasokan baru LNG dari Qatar ini akan masuk ke Jerman melalui rute impor yang ada ditambah dengan infrastruktur baru yang disetujui oleh Bundestag Jerman pada 19 Mei.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
BPDP Dukung Penguatan...
BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Rekomendasi
Digelar Hari Ini, Ruben...
Digelar Hari Ini, Ruben Onsu Siap Hadapi Sarwendah di Sidang Perdana Gugatan Hak Asuh Anak
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
William Saliba Cedera...
William Saliba Cedera Serius Saat Prancis Disingkirkan Spanyol
Berita Terkini
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Infografis
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved