Panen Perdana SRI Organik di Blok Bahodopi, Bukti PT Vale Konsisten Rawat Keberlanjutan

Rabu, 01 Juni 2022 - 20:56 WIB
loading...
Panen Perdana SRI Organik...
Sejumlah petani yang tergabung dalam kelompok tani binaan PT Vale di Desa Ululere, Kecamatan Bungku, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulteng melakukan panen perdana SRI Organik. Foto/Dok PT Vale
A A A
MOROWALI - Mata Rudin (46) berkaca-kaca. Pria yang berprofesi sebagai petani itu seperti tak percaya akan melakukan panen perdana padi SRI organik di sawah miliknya. Menguning, bulir-bulir padinya sangat berisi.

Pagi itu, Sabtu (28/05/2022), Rudin bersama kelompok tani di Desa Ululere, Kecamatan Bungku, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah (Tengah) melakukan panen perdana.

Baca Juga: PT Vale Tanam Perdana Padi SRI Organik di Desa Ululere

Bagi Rudin, panen ini sangat berarti karena ini adalah program pertanian organik yang untuk pertama kalinya diterapkan di areal persawahannya.

Pada areal persawahan milik Rudin seluas 10 are menerapkan program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) melalui metode System of Rice Intensification (SRI) Organik.

Program ini menjadi program unggulan PT Vale Indonesia Tbk dalam mendorong semangat keberlanjutan di setiap area pemberdayaan. Program SRI Organik sudah ada sejak 2015 dan itu diterapkan di Sorowako. Sementara untuk area pemberdayaan PT Vale di Blok Bahodopi diterapkan sejak 13 Februari 2022 melalui kegiatan tanam perdana.

Alhasil, pada 28 Mei 2022 ini PT Vale melakukan panen raya perdana di Dehsa Uluere bersama petani. Hadir pada kegiatan panen perdana tersebut Senior Manager External Relation Blok Bahodopi, Asriani Amiruddin.

Rudin mengaku sangat bersyukur bisa menerapkan program pertanian ramah lingkungan di areal persawahannya, karena sebelumnya sangat khawatir akan mengalami gagal panen dengan pola tersebut.

"Terima kasih PT Vale , saya sangat senang bisa menerapkan SRI dilahan pertanian saya. Alhamdulillah dengan luas lahan saya 10 are bisa menghasilkan 500 kilogram (kg) gabah, meski diawal saya khawatir hasil panen gagal tapi ternyata sangat luar biasa. Bahkan, sempat khawatir saat awal pertumbuhan,” ujarnya.

Dia menuturkan, bantuan yang diberikan PT Vale ke petani sangat berarti, karena melalui kegiatan tersebut para petani diberikan pelatihan bagaimana menjaga agar tanaman padi bisa berproduksi baik. Apalagi, pendamping program selalu ada dan membantu petani melewati setiap proses sampai panen.

Baca Juga: PT Vale Hadirkan Pangan Sehat di Lutim Lewat Pasar Organik Bumdesma

“Semoga kedepan akan semakin banyak yang akan melakukan program PSRLB dan diharapkan petani akan lebih paham dan dengan dilakukan berkali-kali diharapkan petani akan mandiri dan menjadi ahli dalam melakukan PSRLB,” harapnya.

Rudin mengaku dibandingkan konvensional, program PSRLB jauh lebih banyak keuntungannya dan hemat biaya. Apalagi semua memanfaatkan tumbuhan-tumbuhan, dan hasil panen organik daripada konvensional.

“Hasil panen organik dengan hasil bagus lebih hemat biaya dibandingkan konvensional, dan dari sisi kualitasnya dipastikan jauh lebih,” paparnya.

Rudin berharap, PT Vale terus konsisten mengembangkan program ini di daerahnya, karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat.

Di Blok Bahodopi, petani yang ikut dalam program SRI organik sudah lumayan banyak dengan total lahan seluas 119 are atau 1,19 hektare (Ha). Varietas yang ditanam juga beragam ada yang menggunakan mentik susu dan sintanur.

Senior Manager External Relation Blok Bahodopi, Asriani Amiruddin menuturkan, program pertanian sehat ramah lingkungan berkelanjutan merupakan salah satu Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), khususnya masyarakat tani yang berada didaerah pemberdayaan PT Vale Indonesia Tbk di Mirowali.

Program ini tentu mengedepankan skala prioritas tiga kawasan yang sangat dekat dari area operasional. Tiga Kawasan tersebut, kawasan wilayah kerja, kawasan wilayah peran dan kawasan wilayah sosial dengan mengedepankan belajar dari pengalaman, melalui proses belajar secara alamiah mengalami, mengungkapkan, menganalisa, menyimpulkan dan menerapkan.

“Kami berharap program ini bisa memberikan nilai tambah bagi petani, apalagi SRI Organik ini banyak memberikan manfaat tidak saja terhadap lingkungan, tapi juga bisa meningkatkan ekonomi petani,” tuturnya.

Sebelumnya, PT Vale memberikan pendampingan dan pelatihan PSRLB selama 3 bulan yang melibatkan para kelompok tani di empat desa binaan, yaitu Desa Bahomatefe, Desa Bahomoahi, Desa Ululere, dan Desa Kolono. Tanam padi perdana ini merupakan wujud implementasi dari pendampingan dan pelatihan itu sendiri. Selain itu, kelompok tani yang juga disebut sebagai warga belajar diberikan pelatihan terkait tanaman herbal, penanaman padi di pekarangan, penanaman sayuran organik, dan penanaman padi di sawah.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali mengapresiasi program yang dilaksanakan PT Vale, karena sejalan dengan apa yang sedang digalakkan pemerintah saat ini. Apalagi, program organik memberikan banyak manfaat utamanya pada lingkungan dan kesehatan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Morowali, Andi Irman, mengatakan sejak tiga tahun yang lalu, program pertanian organik sudah dikembangkan, di antaranya telah diterapkan di Desa Kolono.

Desa Kolono menjadi salah satu desa yang menerapkan program SRI Organik dan memiliki sertifikasi organik. Kelompok tani diharapkan untuk senantiasa menjaga ekosistem lahan tersebut agar tetap organik.

Baca Juga: Komitmen Pembangunan Berkelanjutan PT Vale Lewat Padi SRI Organik di 'Bumi Nikel'

"Apa yang dilakukan PT Vale mendukung dan melanjutkan apa yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Ini adalah sesuatu yang harus kita apresiasi dan komitmen petani peserta ajar dan petani-petani lainnya, untuk menjadikan lahan kita adalah lahan organik menjadi sesuatu yang menjadi harapan bersama,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, jika saat ini keberadaan pupuk kimia semakin dikurangi, bahkan ke depan kemungkinan subsidi pupuk untuk petani dicabut. Dengan demikian, kalau pun ada harganya pasti akan sangat mahal. Tentunya, hadirnya pertanian organik menjadi solusi permanen pembangunan pertanian dalam memenuhi kebutuhan pupuk.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vale Gandeng Antareja...
Vale Gandeng Antareja Dorong Produksi Nikel di Bahodopi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Gandeng PT Vale Dorong Penggunaan HVO di Sektor Tambang
Sah! Vale Resmi Dapat...
Sah! Vale Resmi Dapat Perpanjangan Izin Operasi Tambang hingga 2035
Menteri ESDM Perpanjang...
Menteri ESDM Perpanjang Izin Tambang Vale 20 Tahun
Divestasi 14% Saham...
Divestasi 14% Saham Vale Indonesia Resmi Diteken, Pemerintah Beli Rp3.050 per Saham
Divestasi Rampung, Pemerintah...
Divestasi Rampung, Pemerintah Jamin Perpanjangan Kontrak Vale
Petani Sumbawa Terima...
Petani Sumbawa Terima Bantuan Program Micro Finance UPLAND Kementan
Kementan: Magelang Penghasil...
Kementan: Magelang Penghasil Padi Organik Program UPLAND Terbanyak
TGB Zainul Majdi Apresiasi...
TGB Zainul Majdi Apresiasi Pengembangan Pertanian Organik PETA NWDI
Rekomendasi
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Menembus Lima Abad Sejarah...
Menembus Lima Abad Sejarah Jakarta dari Kamar House of Tugu di Kota Tua
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka...
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kementerian PU
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved