Inflasi Bulanan Provinsi Sulsel Turun 0,28 Persen

Jum'at, 03 Juni 2022 - 15:43 WIB
loading...
Inflasi Bulanan Provinsi...
Inflasi bulanan provinsi Sulsel pada Mei 2022 tercatat mengalami penurunan yang cukup signifikan. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
MAKASSAR - Inflasi bulanan Provinsi Sulsel pada Mei 2022 tercatat mengalami penurunan yang cukup signifikan, sebesar 0,28 persen pada awal waktu baku (mtm). Padahal, bulan sebelumnya inflasi mencapai hingga 1,21 persen (mtm).

Penurunan Inflasi ini didukung oleh kelompok transportasi yang memiliki andil sebesar 0,23 persen, terutama didorong kenaikan tarif angkutan udara akibat meningkatnya permintaan, seiring pelonggaran pembatasan perjalanan masyarakat pada momen cuti bersama Idul Fitri .

Baca juga:Soal Harga Pangan ke Depan, Kepala BKF: Waspadai Musim Kemarau Basah

Untuk kelompok perumahan, listrik, bahan bakar rumah tangga, hingga air menyumbang inflasi sebesar 1.99 hingga 0.52 persen (mtm). Terutama berasal dari kenaikan tarif air minum PAM sehingga memberikan pengaruh pada inflasi Sulsel.

Untuk itu, Bank Indonesia bersama dengan TPID di wilayah Sulsel berkomitmen untuk terus bersinergi menjaga stabilitas harga melalui strategi 4K, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga, dan komunikasi efektif dan penguatan kerja sama antar daerah.

“Inflasi bulanan di Sulsel utamanya disumbang oleh Kelompok transportasi, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga dengan inflasi masing-masing sebesar 1,99 persen dan 0,52 persen (mtm),” ucap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel , Causa Iman Karana.

Baca juga:Realisasi Inflasi Indonesia Terkendali, Menko Airlangga Mencermati Tekanan Eksternal

Di sisi lain, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami deflasi sebesar -0,23 persen (mtm), terutama disebabkan oleh menurunnya harga cabai rawit, cabai merah, bayam, dan tomat, seiring pasokan yang tetap terjaga.

Sementara itu, secara spasial, dari 5 kota IHK (Bulukumba, Makassar, Palopo, Parepare, dan Watampone) di Sulsel, inflasi bulanan tertinggi dialami Kota Parepare sebesar 1,88 persen (mtm), sedangkan inflasi bulanan terendah dialami Kota Makassar, sebesar 0,13 persen (mtm).

Secara tahun kalender, inflasi Sulsel tercatat sebesar 2,58 persen (ytd) atau meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 2,29 persen (ytd). Sementara itu, secara tahunan, Sulsel mengalami inflasi sebesar 3,33% (yoy), lebih rendah dibandingkan inflasi Nasional sebesar 3,55 persen (yoy) dan berada dalam sasaran inflasi nasional tahun 2022 yaitu 3,0±1 persen.

Baca juga:Waduh! Harga Pangan Diramal Bakal Naik Terus Tahun Ini

Untuk Hari Raya Idul Fitri yang dirayakan pada bulan Mei 2022, turut mempengaruhi realisasi inflasi di Sulsel. Secara umum, peningkatan konsumsi masyarakat selama periode Hari Raya Idul Fitri mendorong terjadinya kenaikan harga komoditas.

Meski demikian, realisasi inflasi Sulsel tetap berada pada level yang terkendali. Hal ini tidak terlepas dari berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulsel dalam menjaga stabilitas harga.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Rupiah Ditutup Melemah,...
Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Rekomendasi
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
Head to Head Inggris...
Head to Head Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Rivalitas 60 Tahun Kembali Memanas
Kapolri Tak Hadir di...
Kapolri Tak Hadir di Rapat Satgas PKH, Jubir: Semua Unsur Tetap Terwakili
Berita Terkini
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
Sakha Coffee Perluas...
Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Lokal, Penjualan Digital Tumbuh 60%
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved