Erick Thohir Gemas Pelayanan di Bandara Nomor Duakan Pejuang Devisa

Senin, 06 Juni 2022 - 17:34 WIB
loading...
Erick Thohir Gemas Pelayanan...
TKI atau PMI yang menjadi pejuang devisa kerap dinomorduakan di bandara. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengkritik perusahaan pelat merah pengelola bandar udara ( bandara ) yang hanya memberikan pelayanan prima bagi warga asing. Namun, masyarakat Tanah Air, khususnya pejuang devisa, justru dinomorduakan atau tidak diutamakan.

Baca juga: Bertemu Zulkifli Hasan, Erick Tohir Bicarakan Bersih-bersih BUMN

Erick pun meminta PT Angkasa Pura I (Persero) dan Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola bandara agar meningkatkan pelayanannya kepada pekerja migran indonesia (PMI).

"Juga di airport jangan sampai masyarakat kita menjadi masyarakat kelas 2. Kita melayani asing luar biasa, tapi masyarakatnya sendiri, yang namanya para pejuang devisa (PMI) tidak kita layani," ungkap Erick, Senin (6/6/2022).

Erick mengakui ada upaya intervensi dan perbaikan yang perlu dilakukan pemerintah terkait dengan standar pelayanan di bandara. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kita harus memastikan melayani masyarakat kita menjadi nomor 1, bukan berarti kita anti-asing. Kita tetap layani asing, tapi jangan sampai kita tidak melayani bangsa kita sendiri, terjebak malah ke asing-asingan," ungkap dia.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Enam Minggu Beroperasi,...
Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
B50 Bawa RI Tak Lagi...
B50 Bawa RI Tak Lagi Impor Solar, Prabowo Klaim Hemat Devisa Rp170 Triliun
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Aplikasi Baru Lindungi...
Aplikasi Baru Lindungi PMI, Siapkan Tombol Darurat hingga E-Wallet
Raja Adat dan Sultan...
Raja Adat dan Sultan Bali Temui KSP di Istana, Minta Prabowo Segera Realisasikan Bandara Bali Utara
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Rekomendasi
FK Unair Baksos di Jombang,...
FK Unair Baksos di Jombang, Fokus Tingkatkan Kesehatan Warga dan Lansia
Teuku Riefky Diharapkan...
Teuku Riefky Diharapkan Jadi Figur Pemersatu Jelang Musda Demokrat Aceh
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Berita Terkini
Tumbuh Bersama Danantara,...
Tumbuh Bersama Danantara, Pegadaian Catatkan Rekor Performa Positif Separuh Pertama 2026
Selama Perang dengan...
Selama Perang dengan AS, Penjualan Minyak Iran Tembus Rp323 Triliun
Independensi BI Dipertaruhkan...
Independensi BI Dipertaruhkan dalam Pemilihan Gubernur Baru
Pos Indonesia Bayar...
Pos Indonesia Bayar Imbal Hasil Sukuk Ijarah Senilai Rp24,12 Miliar
Soal Pengganti Perry...
Soal Pengganti Perry Warjiyo, DPR Tunggu Usulan Prabowo
Wujud Menambang dengan...
Wujud Menambang dengan Hati, NHM Peduli Konsisten Layani Ratusan Warga melalui Ambulans Gratis
Infografis
Timnas Indonesia vs...
Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026, Target Garuda Start Sempurna
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved