Bangun Infrastruktur Transportasi Nasional, Pagu Anggaran Kemenhub Rp73,8 T di 2023
Rabu, 08 Juni 2022 - 08:28 WIB
loading...
Menhub Budi Karya Sumadi berupaya mengintensifkan pendanaan kreatif non APBN dan menentukan skala prioritas pembangunan infrastruktur transportasi nasional. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perhubungan atau Menhub Budi Karya Sumadi berupaya mengintensifkan pendanaan kreatif non APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) dan menentukan skala prioritas pembangunan infrastruktur transportasi nasional.
Baca Juga: Dapat Jatah Rp32,93 Triliun, Menhub Susun Strategi Bangun Infrastruktur Transportasi
Menhub menilai, upaya tersebut perlu dilakukan, agar konektivitas antar wilayah di Indonesia dapat terus berjalan di tengah keterbatasan fiskal negara.
“Pada tahun 2023, untuk pagu kebutuhan anggaran Kemenhub sebesar Rp.73,8 triliun, sementara pagu indikatif yang dialokasikan sebesar Rp.33,02 triliun atau terdapat selisih/gap sebesar Rp40,78 triliun,” kata Menhub dalam keterangan resmi, Rabu (8/6/2022).
Diterangkan, sampai saat ini peran swasta baik nasional maupun internasional dalam pembangunan infrastruktur transportasi makin baik. Upaya membuka peluang kerja sama internasional dengan sejumlah negara telah dilakukan seperti dengan Jepang, Korea, dan sejumlah negara di eropa.
Baca Juga: Dapat Jatah Rp32,93 Triliun, Menhub Susun Strategi Bangun Infrastruktur Transportasi
Menhub menilai, upaya tersebut perlu dilakukan, agar konektivitas antar wilayah di Indonesia dapat terus berjalan di tengah keterbatasan fiskal negara.
“Pada tahun 2023, untuk pagu kebutuhan anggaran Kemenhub sebesar Rp.73,8 triliun, sementara pagu indikatif yang dialokasikan sebesar Rp.33,02 triliun atau terdapat selisih/gap sebesar Rp40,78 triliun,” kata Menhub dalam keterangan resmi, Rabu (8/6/2022).
Diterangkan, sampai saat ini peran swasta baik nasional maupun internasional dalam pembangunan infrastruktur transportasi makin baik. Upaya membuka peluang kerja sama internasional dengan sejumlah negara telah dilakukan seperti dengan Jepang, Korea, dan sejumlah negara di eropa.
Lihat Juga :