Dampak Mengerikan Perang Ukraina Bagi Pasokan Pangan Global, WTO Was-was
Jum'at, 10 Juni 2022 - 01:42 WIB
loading...
A
A
A
Perserikatan Bangsa-Bangsa memimpin upaya untuk mencoba membangun "koridor biji-bijian" dengan pengawalan angkatan laut Turki untuk kapal tanker yang meninggalkan Odessa dan pelabuhan Ukraina lainnya.
Tetapi Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan, Ukraina perlu membersihkan ranjau dari pelabuhan Laut Hitamnya.
"Kami menyatakan setiap hari bahwa kami siap untuk menjamin keselamatan kapal-kapal yang meninggalkan pelabuhan Ukraina dan menuju (perairan Turki), kami siap untuk melakukan itu bekerja sama dengan rekan-rekan Turki kami," katanya pada hari Rabu.
Sementara itu Ukraina mengatakan, pihaknya membutuhkan "jaminan keamanan yang efektif" sebelum dapat memulai pengiriman, menyuarakan keprihatinan bahwa Moskow dapat menggunakan koridor potensial untuk menyerang Odessa dari laut.
Berharap yang Terbaik
Hanya dua juta ton biji-bijian yang sudah diekspor dari Ukraina melalui kereta api dan truk, dan Okonjo-Iweala mengatakan "sangat penting untuk melihat apakah kita bisa mendapatkan jawaban" untuk masalah tersebut.
Sekretaris jenderal PBB, Antonio Guterres telah membentuk satuan tugas terkait masalah ini. "Dia menghabiskan banyak waktu mencoba bekerja dengan Rusia untuk melihat apakah pengaturan dapat dibuat, jadi, kami akan tetap menyilangkan jari," katanya.
Tetapi Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan, Ukraina perlu membersihkan ranjau dari pelabuhan Laut Hitamnya.
"Kami menyatakan setiap hari bahwa kami siap untuk menjamin keselamatan kapal-kapal yang meninggalkan pelabuhan Ukraina dan menuju (perairan Turki), kami siap untuk melakukan itu bekerja sama dengan rekan-rekan Turki kami," katanya pada hari Rabu.
Sementara itu Ukraina mengatakan, pihaknya membutuhkan "jaminan keamanan yang efektif" sebelum dapat memulai pengiriman, menyuarakan keprihatinan bahwa Moskow dapat menggunakan koridor potensial untuk menyerang Odessa dari laut.
Berharap yang Terbaik
Hanya dua juta ton biji-bijian yang sudah diekspor dari Ukraina melalui kereta api dan truk, dan Okonjo-Iweala mengatakan "sangat penting untuk melihat apakah kita bisa mendapatkan jawaban" untuk masalah tersebut.
Sekretaris jenderal PBB, Antonio Guterres telah membentuk satuan tugas terkait masalah ini. "Dia menghabiskan banyak waktu mencoba bekerja dengan Rusia untuk melihat apakah pengaturan dapat dibuat, jadi, kami akan tetap menyilangkan jari," katanya.
Lihat Juga :