Flu Babi Afrika Terdeteksi di Italia, 1.000 Ekor Hewan Dimusnahkan

Sabtu, 11 Juni 2022 - 08:00 WIB
loading...
Flu Babi Afrika Terdeteksi...
Flu babi Afrika mengguncang industri peternakan di Eropa. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Seribu babi akan dimusnahkan menyusul ditemukannya dua kasus flu babi Afrika di peternakan wilayah Lazio, Roma, Italia. Pemerintah setempat khawatir kondisi tersebut akan menjadi pukulan bagi industri daging babi negara tersebut.

"Kami harus memusnahkan semua babi di daerah yang terkontaminasi dengan sangat cepat," kata Angelo Ferrari, orang yang bertugas menangani krisis tersebut kepada kantor berita AGI, dikutip AFP di Jakarta, Sabtu (10/6/2022).

Baca Juga: 19.541 Hewan Kurban Masuk Jakarta, Mentan Pastikan Bebas Virus PMK

Berdasarkan laporan asosiasi pertanian Confagricoltura, Italia merupakan produsen daging babi terbesar ketujuh di Uni Eropa dengan jumlah produksi mencapai 8,9 juta ekor babi. Adapun industri babi di Uni Eropa memiliki nilai mencapai 8 miliar euro atau setara USD9,1 miliar.

Flu babi yang terdeteksi di Lazio adalah yang pertama di antara babi yang diternakkan di Italia. Kasus tersebut terdeteksi pada babi hutan pada Januari di Italia Utara kemudian menjalar di wilayah Lazio.

Baca Juga: Penyakit Mulut dan Kuku Merebak, Mentan Sarankan Setop Dulu Makan Jeroan

Flu babi Afrika tidak menular kepada manusia, tetapi fatal bagi babi ternak dan babi hutan liar sehingga wabah tersebut berpotensi menghancurkan industri daging babi. Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) pada Desember lalu melaporkan flu babi Afrika terdeteksi di 32 negara sejak Januari 2020 silam.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Arsari Tambang Bakal...
Arsari Tambang Bakal Bangun Pusat Riset Timah dan Logam Tanah Jarang di Bangka
Ekspor Tembus USD1 Miliar,...
Ekspor Tembus USD1 Miliar, Industri Tuna RI Incar Pasar Kolagen Global
Hilirisasi Tahap II...
Hilirisasi Tahap II Digenjot, Pengamat: Bisa Dongkrak Ekonomi dan Tambah Pendapatan Negara
Viro Transformasi ke...
Viro Transformasi ke Konstruksi Modular, Bidik Pasar Resort Tropis
Menyoroti Pergeseran...
Menyoroti Pergeseran Peran Tenaga Kerja di Tengah Perkembangan Kebutuhan Lintas Industri
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Turki Bantu Ekspor 15.000...
Turki Bantu Ekspor 15.000 Ton Telur saat Flu Burung Merebak di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved