PHK Massal di Startup Mengingatkan Fenomena Dotcom di Era 2000an

Kamis, 16 Juni 2022 - 19:53 WIB
loading...
PHK Massal di Startup...
PHK di startup saat ini mirip dengan fenoma dotcom. Foto/Ilustrasi/AvaTrade
A A A
BANDUNG - Mencuatnya PHK massal di industri startup mengindikasikan adanya perubahan paradigma investor terhadap bisnis rintisan tersebut. Ke depan, diperkirakan investor akan lebih berhati-hati dalam menyuntikkan dananya.

Baca juga: Startup Dihantam Gelombang PHK Disebut Bukan Hal Besar, Hanya Efisiensi

Menurut Wawan Dhewanto, Profesor Kewirausahaan SBM ITB, fenomena start-up bubble ini mirip dengan fenomena dotcom bubble yang terjadi pada awal tahun 2000an. Pada awalnya, ekspektasi investor terhadap perusahaan dotcom sangat tinggi, sehingga nilai pasar perusahaan dot.com meningkat tajam (dot.com bubble).

"Setelah beberapa waktu, investor bersikap lebih rasional, sehingga beberapa perusahaan dot.com tumbang sedangkan beberapa dotcom yang mampu memberikan solusi bagi pasar bertahan sampai dengan saat ini," katanya.



Hal yang mirip terjadi saat ini. Pada awalnya ekspektasi investor terhadap perusahaan startup sangat tinggi, sehingga membuat valuasi startup melambung.

"Saat ini, secara umum industri startup akan terus tumbuh, tetapi laju pertumbuhannya tidak akan setinggi sebelumnya," beber dia.

Investor akan lebih hati-hati melihat model bisnis yang dimiliki startup. Startup yang bertahan adalah startup yang memiliki model bisnis yang tepat, yang mampu menghasilkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan pasar (product-market fit).

Baca juga: Kapolda Sumbar Sebut Kota Padang Pusat Khilafatul Muslimin

Selain itu, startup yang bertahan adalah startup yang mampu mengadaptasi model bisnis sesuai dengan dinamika pasar (business model pivot). Startup yang memiliki model bisnis yang tepat ini diharapkan akan mampu memonetisasi solusi yang ditawarkan kepada pasar.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Buka BRImo, Langsung...
Buka BRImo, Langsung Jadi Investor Syariah bareng Syailendra Capital!
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Fenomena Rupiah Melemah...
Fenomena Rupiah Melemah dan Dilema Impossible Trinity: Membaca Kepanikan Investor di Tengah Ketidakpastian Global
Wanita Ini Dipecat karena...
Wanita Ini Dipecat karena Suaminya Kerja di Perusahaan Saingan, Urusannya sampai Pengadilan
Rekomendasi
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved