CEO Deutsche Bank: Inflasi Adalah Racun Terbesar Bagi Ekonomi Global

Rabu, 22 Juni 2022 - 13:29 WIB
loading...
A A A
"Satu hal yang jelas: jika ada penghentian tiba-tiba gas Rusia, kemungkinan resesi datang lebih cepat, jelas jauh lebih besar. Tidak ada keraguan," kata Sewing kepada Annette Weisbach dari CNBC dalam sebuah wawancara eksklusif.

"Tetapi saya akan mengatakan bahwa secara keseluruhan, kita memiliki situasi yang menantang sehingga kemungkinan resesi juga terjadi di Jerman, atau di Eropa pada tahun 2023 atau tahun berikutnya. Lebih tinggi daripada yang telah kita lihat di tahun-tahun sebelumnya, dan itu bukan hanya dampak dari perang yang mengerikan ini, tetapi lihatlah inflasinya, lihat apa artinya itu bagi kebijakan moneter," paparnya.

Baca Juga: Ngerinya Dampak Inflasi AS: Bisa Munculkan Resesi Ekonomi

Seiring dengan inflasi yang disebabkan perang di Ukraina dan sanksi terhadap Rusia, rantai pasokan juga telah dihambat oleh kebangkitan kembali permintaan pasca-pandemi dan kembalinya langkah-langkah pengendalian Covid-19, terutama di China.

"Ini menjadi situasi yang sangat menantang sehingga kita memiliki tiga, empat pendorong yang dapat sangat berdampak pada ekonomi. Dimana semua itu bersatu dalam satu dan waktu yang sama, berarti bahwa ada cukup tekanan dan banyak tekanan pada ekonomi, dan karenanya kemungkinan resesi tidak hanya datang ke Eropa, tetapi juga di AS cukup tinggi," kata Sewing.

Inflasi Sangat Mencemaskan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Inflasi agar Tetap di Bawah Target Pemerintah
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Rekomendasi
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Berita Terkini
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Infografis
4.000 Karyawan Bank...
4.000 Karyawan Bank Terbesar Asia Tenggara akan Digantikan AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved