Mau Raih Kebebasan Finansial di Usia Muda? Hindari 4 Kesalahan Finansial Ini

Jum'at, 24 Juni 2022 - 10:46 WIB
loading...
Mau Raih Kebebasan Finansial di Usia Muda? Hindari 4 Kesalahan Finansial Ini
MotionBanking bersama PT POS Indonesia memberikan pemahaman pengelolaan keuangan buat generasi muda. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kesulitan dalam mengatur keuangan kerap kali dialami oleh generasi muda , terutama yang berada pada usia 20-30an. Biasanya, di rentang usia ini, seseorang baru mulai bekerja dan memiliki penghasilan sendiri sehingga mudah tergoda euforia untuk mengutamakan gaya hidup . Tidak jarang mereka kesulitan untuk mengelola keseimbangan antara pengeluaran, pendapatan, dan menabung.

Baca juga: 3 Alasan Pentingnya Dana Darurat Bagi Anda si Generasi Sandwich

Kesulitan dalam mengelola keuangan yang dialami di usia 20an tanpa disadari akan mengakibatkan kesulitan finansial pada waktu mendatang. Selain perlu merencanakan keuangan dengan cermat, ada beberapa kesalahan finansial yang perlu dihindari oleh para generasi muda.

Yuk simak 4 kesalahan finansial yang perlu Anda hindari berikut ini:

1. Membeli barang branded yang tidak diperlukan
Hal yang bisa menjadi salah satu kesalahan finansial di usia muda adalah berbelanja secara impulsif. Tanpa memikirkan dampak atau efek ke depannya serta tidak menyesuaikan dengan kebutuhan, belanja secara impulsif sering kali menjadi masalah yang tidak disadari oleh generasi muda.

Misalnya saja, ketika Anda terbiasa untuk berbelanja barang branded yang bukan merupakan kebutuhan, maka bisa mengakibatkan kecenderungan hidup boros bahkan mengakibatkan Anda jatuh ke dalam kebiasaan berutang.



2. FOMO (Fear of Missing Out)
Kebiasaan hidup yang didasarkan oleh sindrom FOMO berkaitan dengan psikologi manusia yang memunculkan perasaan iri, terkucil bahkan menyalahkan diri sendiri karena tidak mampu untuk mengikuti gaya hidup lingkungan sekitarnya.

Jika seseorang tidak mengatasi rasa takut akan ketinggalan tren terkini, maka bisa mengakibatkan pengelolaan keuangan yang berantakan karena terus memaksakan diri untuk mengikuti gaya hidup yang tidak diinginkan dan melebihi kapasitas yang dimiliki.

Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1229 seconds (10.55#12.26)