Mengupas 5 Fakta Krisis Gas Jerman, Kerugian Ekonomi Ditaksir Rp3.006 Triliun

Kamis, 30 Juni 2022 - 02:49 WIB
loading...
A A A
Berikut 5 fakta yang menggambarkan situasi krisis gas Jerman:

1. Pipa Nord Stream 1 dari Rusia melalui Laut Baltik adalah rute gas langsung yang paling penting ke Jerman, dan alirannya sudah turun mencapai 40% dari kapasitas. Dimana Rusia menerangkan, ada masalah dengan turbin sehingga butuh perbaikan akan tetapi sanksi Barat membuatnya sulit.

Ada kekhawatiran bahwa periode pemeliharaan rutin yang direncanakan oleh Rusia dapat berarti pipa ditutup untuk selamanya dengan alasan pembalasan. Dalam situasi seperti sekarang ini, stok penyimpanan tidak dapat diisi tepat waktu untuk musim dingin, yang hanya tinggal tiga bulan lagi.

2. Bukan hanya Jerman. Aliran gas ke Eropa juga dibatasi melalui rute yang menghubungkan Rusia dengan Slovakia, Republik Ceko dan Austria melalui Ukraina dan di rute lain melalui Belarus dan Polandia.

3. Industri Jerman yang mencakup perusahaan raksasa seperti Volkswagen dan Siemens adalah konsumen gas terbesar. Tetapi setengah dari semua rumah tangga membutuhkan pemanas dari gas.

Rencana darurat mengatakan, rumah tangga harus diprioritaskan jika negara terpaksa harus menjatah gas. Disamping itu yang terpenting lainnya adalah pasokan untuk rumah sakit dan beberapa layanan penting, tetapi ada juga seruan untuk menjadikan rumah tangga sebagai bagian dari tabungan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Rekomendasi
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Jerman Persiapkan Anak-anak...
Jerman Persiapkan Anak-anak Hadapi Krisis Perang Dunia III
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved