Gubernur Harap Good Mining Practice PT Vale Segera Diterapkan di Blok Pomalaa

Jum'at, 01 Juli 2022 - 10:47 WIB
loading...
Gubernur Harap Good...
Gubernur Sultra Ali Mazi dan CEO PT Vale Febriany Eddy berfoto usai bertemu di kediaman gubernur, Senin (27/6/2022) lalu. Foto/Dok PT Vale
A A A
KENDARI - Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi, menyatakan komitmen dan dukungan untuk proyek PT Vale Indonesia,Tbk di Blok Pomalaa, Kabupaten Kolaka. Komitmen ini disampaikan pada kunjungan CEO PT Vale Febriany Eddy di kediaman gubernur, di Kota Kendari, Senin (27/06/2022) lalu.

Pada kesempatan itu, CEO PT Vale Febriany Eddy juga menyampaikan perkembangan pelaksanaan Proyek HPAL Blok Pomalaa. "Kami ingin memberikan update dan menyampaikan secara langsung kepada Pak Gubernur mengenai komitmen PT Vale untuk melanjutkan eksekusi proyek di Blok Pomalaa,” ungkap Febriany, dalam keterangan persnya, Jumat (1/7/2022).

Baca Juga: Akselerasi Dekarbonisasi PT Vale, Jaga Keberlanjutan Masa Depan

Pada kesempatan itu, Febriany didampingi oleh Vice President Director Adriansyah Chaniago,  Director Strategic Permit Budiawansyah dan Director Corporate Affairs Yusuf Suharso.

Selain perkembangan proyek, CEO PT Vale juga menyampaikan, jika proyek HPAL PT Vale yang bermitra dengan Huayou akan mengusung teknologi kelas dunia untuk mengefisienkan produksi. Dengan teknologi canggih, kapasitas produksi nikel diproyeksi naik dari 40 ribu menjadi 120 ribu ton per tahun.

Gubernur Ali Mazi
yang saat itu didampingi oleh Sekretaris Daerah Sultra Asrun Lio dan Kepala BKPAD Basiran, menanggapi dan menyikapi kunjungan PT Vale dengan sangat positif. Pihaknya sangat mendukung paparan dan rencana PT Vale di Blok Pomalaa.

Gubernur Ali Mazi
antusias dengan pengembangan proyek tersebut, mengingat penyerapan potensi nikel di daerahnya begitu besar. Hal itu kian diperkuat dengan melihat rekam jejak PT Vale yang telah menerapkan praktik pertambangan yang baik, atau good mining practice sejak lama.

Pada kesempatan itu, Gubernur Ali Mazi juga berkomitmen mendukung proyek ini dari aspek perizinan, sesuai dengan kapasitas dan otoritas yang dimiliki pejabat gubernur dan akan membantu berkordinasi dengan Pemerintah pusat dalam upaya percepatan ini.

“Pemerintah daerah bisa memberikan rekomendasi awal, tentu dengan berkoordinasi ke instansi terkait. Begitupun untuk perizinan yang sifatnya kewenangan pusat. Sambil menunggu,kami dapat memberikan rekomendasi sebagai payung untuk untuk eksekusi. Yang pasti, jangan sampai proses konstruksi terhambat,” ungkap Gubernur Ali Mazi.

Gubernur Ali Mazi
juga berharap, proyek PT Vale di daerahnya memberikan kontribusi untuk masyarakat di Sultra, baik dari aspek pemanfaatan tenaga kerja, maupun mitigasi terhadap kerusakan lingkungan. Praktik pertambangan yang baik dan tetap melindungi kelestarian lingkungan, juga merupakan sesuatu yang diharapkan oleh pemerintah Sultra.

Baca Juga: PT Vale Ambil Bagian Pembangunan Bundaran Batara Guru

"Saya akan menyiapkan waktu untuk berkunjung ke Sorowako untuk melihat langsung bagaimana PT Vale melaksanakan pertambangan yang baik dan berkelanjutan, sehingga saya dapat menjelaskan kepada masyarakat di sini,” ungkapnya.

PT Vale
Indonesia bersama Huayou akan membangun fasilitas pengolahan High-Pressure Acid Leaching HPAL di Blok Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara. Kerangka kerja sama antara PT Vale dan Huayou telah disepakati pada April 2022 lalu. Kedua pihak setuju untuk menerapkan operasi berkelanjutan, dengan tidak menggunakan sumber bahan bakar batubara untuk proyek ini.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vale Gandeng Antareja...
Vale Gandeng Antareja Dorong Produksi Nikel di Bahodopi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Gandeng PT Vale Dorong Penggunaan HVO di Sektor Tambang
Sah! Vale Resmi Dapat...
Sah! Vale Resmi Dapat Perpanjangan Izin Operasi Tambang hingga 2035
Menteri ESDM Perpanjang...
Menteri ESDM Perpanjang Izin Tambang Vale 20 Tahun
Divestasi 14% Saham...
Divestasi 14% Saham Vale Indonesia Resmi Diteken, Pemerintah Beli Rp3.050 per Saham
Divestasi Rampung, Pemerintah...
Divestasi Rampung, Pemerintah Jamin Perpanjangan Kontrak Vale
Tanggapi Pilgub 2029,...
Tanggapi Pilgub 2029, Gubernur Sultra ASR Pilih Fokus Tuntaskan Program Kerja
Gubernur Sultra Gandeng...
Gubernur Sultra Gandeng KPK Perkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih
Gubernur Sultra Ubah...
Gubernur Sultra Ubah Rekrutmen Pejabat dengan Wawancara dan Umumkan Secara Terbuka
Rekomendasi
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Berita Terkini
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved