Rupiah Tembus Rp15.000 per Dolar, Ini Kata Sri Mulyani

Selasa, 05 Juli 2022 - 19:39 WIB
loading...
Rupiah Tembus Rp15.000...
Sri Mulyani mengatakan bahwa kondisi Indonesia masih baik meski rupiah tembus Rp15.000 per dolar. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Jika melihat data Bank Indonesia hari ini, Selasa (5/7/2022), terpantau kurs jual dolar terhadap rupiah sudah menembus Rp15.034. Sejumlah kalangan memperkirakan rupiah masih akan terus melemah ke depannya.

Baca juga: Besok, Rupiah Diramal Bisa Lewati Batas Keramat Rp15.000

Merespons tren pelemahan rupiah, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan kondisi itu karena masih dinamisnya beberapa indikator ekonomi yang berpengaruh. Indikator-indikator tersebut terutama dari sisi keuangan, antara suku bunga atau interest rate, hingga inflasi.

"Indonesia masih dalam kondisi baik. Transaksi berjalannya cukup baik. Dalam hal ini capital flow barangkali yang terjadi karena dengan interest rate naik di AS, maka orang-orang mencari tempat mereka anggap interest rate-nya lebih tinggi," ujar Sri di Jakarta, Selasa (5/7/2022).

Dia pun menegaskan bahwa pihaknya akan tetap menjaga stabilitas ekonomi. Upaya itu akan dilakukan dengan menjaga belanja, penerimaan, dan pembiayaan.

"Kalau kita bicara stabilitas dengan growth, stabilitas tapi sisi inflasi. Kalo persoalan inflasinya dari supply side, maka kita bantu dari supply side," ungkap Sri.

Sri Mulyani menambahkan, pemerintah terus berupaya membantu dari sisi kebijakan mengenai perdagangan, investasi, ekspor impor, dan distribusi. Tujuannya, menjaga agar inflasi bisa terkendali.

"Karena itu persoalan yang terjadi dari inflasi sekarang ini. Kalau permasalahannya dari sisi demand, kita akan mengelola bersama-sama mengenai agregat demand," tutur Sri.

Sementara itu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Kacaribu mengatakan bahwa pihaknya berperan dalam menjaga inflasi dan menjaga daya beli masyarakat agar ekonomi makro lebih terjaga.

"Inflasi yang masih tetap terjaga tidak lepas dari upaya pemerintah untuk tidak menaikkan harga-harga energi yang disubsidi," ungkap Febrio.

Dia juga menekankan bahwa kondisi eksternal masih dalam keadaan baik, berkaca pada tren surplus neraca perdagangan yang terus berlanjut selama 25 bulan berturut-turut pada Mei 2022, sehingga kondisi transaksi berjalan masih berjalan dengan baik. Alhasi, cadangan devisa juga terjaga aman.

Baca juga: Hukum Wanita Haid Berwudhu Sebelum Tidur

"Dengan kinerja transaksi berjalan tersebut, cadangan devisa juga masih tinggi. Cadangan devisa bulan Juni tercatat USD135,6 miliar, posisi ini masih sangat cukup," pungkasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rekomendasi
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved