Bukan Harta Warisan, Rihanna Jadi Miliarder Wanita Termuda AS dengan Kekayaan Rp20,92 Triliun
Rabu, 06 Juli 2022 - 07:26 WIB
loading...
A
A
A
Angka-angkanya yang dihasilkan sangat mengesankan, tetapi Rihanna mengatakan bahwa fokusnya bukan pada penilaian dan penghargaan. Pada tahun 2019, dia mengatakan kepada The New York Times' T Magazine bahwa karena dia tidak pernah berencana menghasilkan banyak uang, mencapai tonggak keuangan sehingga "tidak akan menghentikan saya untuk bekerja."
Peraih Grammy Award sembilan kali itu juga mengatakan dia ingin memberikan uang itu untuk alasan itu. "Uang saya bukan untuk saya, dalam pikiran saya selalu ingin dapat membantu orang lain," katanya.
"Dunia benar-benar dapat membuat Anda percaya bahwa hal-hal yang salah adalah prioritas, dan itu membuat Anda benar-benar kehilangan inti kehidupan, apa artinya hidup," bebernya.
Pada tahun 2012, Rihanna memulai dana filantropi, Clara Lionel Foundation (CLF). Dimana bertujuan untuk "mendukung dan mendanai inisiatif pendidikan dan ketahanan iklim yang inovatif," demikian menurut situs webnya.
Salah satu inisiatif pertamanya, yang diluncurkan setahun setelah yayasan dimulai yakni mengumpulkan USD60 juta untuk wanita dan anak-anak yang terkena HIV/AIDS melalui penjualan dari lini lipstik bersama dengan MAC Cosmetics. Selanjutnya pada bulan Januari, CLF berpasangan dengan inisiatif #SmartSmall salah satu pendiri Twitter Jack Dorsey untuk menyumbangkan secara gabungan sebesar USD15 juta kepada 18 kelompok keadilan iklim yang berbeda.
Baca Juga: Daftar Miliarder Amerika Terkaya dengan Harta Warisan
Peraih Grammy Award sembilan kali itu juga mengatakan dia ingin memberikan uang itu untuk alasan itu. "Uang saya bukan untuk saya, dalam pikiran saya selalu ingin dapat membantu orang lain," katanya.
"Dunia benar-benar dapat membuat Anda percaya bahwa hal-hal yang salah adalah prioritas, dan itu membuat Anda benar-benar kehilangan inti kehidupan, apa artinya hidup," bebernya.
Pada tahun 2012, Rihanna memulai dana filantropi, Clara Lionel Foundation (CLF). Dimana bertujuan untuk "mendukung dan mendanai inisiatif pendidikan dan ketahanan iklim yang inovatif," demikian menurut situs webnya.
Salah satu inisiatif pertamanya, yang diluncurkan setahun setelah yayasan dimulai yakni mengumpulkan USD60 juta untuk wanita dan anak-anak yang terkena HIV/AIDS melalui penjualan dari lini lipstik bersama dengan MAC Cosmetics. Selanjutnya pada bulan Januari, CLF berpasangan dengan inisiatif #SmartSmall salah satu pendiri Twitter Jack Dorsey untuk menyumbangkan secara gabungan sebesar USD15 juta kepada 18 kelompok keadilan iklim yang berbeda.
Baca Juga: Daftar Miliarder Amerika Terkaya dengan Harta Warisan
Lihat Juga :