'Perang' dengan Covid-19, Perusahaan Harus Ubah Strategi Bisnis

Jum'at, 26 Juni 2020 - 09:28 WIB
loading...
Perang dengan Covid-19,...
Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Perusahaan harus bertindak cepat mengubah strategi bisnis dalam menghadapi dampak Covid-19. Mereka dituntut mengkaji lagi relevansi termasuk model bisnis dan strategi bisnisnya.

Yuswohady, pengamat pemasaran dari Inventure, mengatakan pandemi Covid-19 telah mengubah wajah dunia dan menghasilkan perubahan terbesar dalam sejarah umat manusia modern. Ekonomi dunia di ambang resesi, deglobalisasi membalik arah perdagangan global, serta banyak industri yang berguguran. Namun, di sisi lain ada pula industri yang justru menggeliat memanfaatkan momentum yang tumbuh.

“Kita akan berada di new normal dengan lanskap bisnis yang sama sekali berbeda dari sebelum pandemi. Salah satunya karena perilaku konsumen berubah ekstrem serta tuntutan protokol kesehatan yang ketat,” kata Yuswohady, pada konferensi pers virtual Indonesia Brand Forum (IBF) 2020, di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, di tengah situasi seperti ini, perusahaan harus bertindak strategis mengkaji ke dalam internal bisnisnya. Sementara dari sisi eksternal, mereka perlu mengkaji kembali ekosistem, perubahan consumer behavior, rantai pasok, dan kepentingan stakeholders lainnya. (Baca: Rusia Mengaku Siap Hidupkan Kembali Pembicaraan Israel-Palestina)

“Intinya, mereka dipaksa untuk survival, taktis melakukan recovery, dan akhirnya menciptakan growth momentum kembali. Salah satu yang dikaji adalah melihat kembali satu kekuatan asetnya, yaitu brand,” jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Andalan Saat Krisis,...
Jadi Andalan Saat Krisis, APBN Harus Dipastikan Tetap Sehat
Bukan Krisis Biasa,...
Bukan Krisis Biasa, Sri Mulyani Sebut Luka Memar Akibat Pandemi Sangat Dalam
Kabar Buruk dari China,...
Kabar Buruk dari China, Bisnis Kontainer Lumpuh Akibat Kebijakan Nol Covid
Terungkap! Turis Asing...
Terungkap! Turis Asing Timor Leste Paling Banyak Datang ke RI
Meningkatkan Kolaborasi...
Meningkatkan Kolaborasi Pemerintah Daerah untuk Pemulihan Ekonomi Nasional
Pentingnya Perlindungan...
Pentingnya Perlindungan Hukum Dalam Pembiayaan UMKM, Sandiaga Uno : Solusi Bangkitkan Ekonomi Kreatif dari Keterpurukan
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Bunuh Sel Zombie, Ilmuwan...
Bunuh Sel Zombie, Ilmuwan Ungkap Efek Menakutkan Mantan Pasien Covid-19
Keputusan China Akhiri...
Keputusan China Akhiri 'Nol Covid-19' Diduga Picu 1,9 Juta Ekses Kematian
Rekomendasi
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Wamenaker Aplikasi Dermaga...
Wamenaker Aplikasi Dermaga Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Koperasi TKBM
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Berita Terkini
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Infografis
Jurnalis Inggris: Pakistan...
Jurnalis Inggris: Pakistan Pemenang dalam Perang dengan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved