alexametrics

Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Menguat Tipis

loading...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Menguat Tipis
Pagi ini terlihat terjadi penguatan pada harga aset-aset berisiko seperti indeks saham Asia dan nilai tukar emerging market terhadap dollar AS. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini diprediksi mengalami penguatan. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, pagi ini terlihat terjadi penguatan pada harga aset-aset berisiko seperti indeks saham Asia dan nilai tukar emerging market terhadap dollar AS.

"Penguatan ini mengikuti penguatan yang terjadi di pasar keuangan AS semalam," kata Ariston di Jakarta, Jumat (26/6/2020).

Kata dia, pasar keuangan masih terjadi tarik menarik antara sentimen pemulihan ekonomi dan sentimen kekhawatiran kenaikan kasus dan second wave covid-19.



(Baca Juga: IHSG Sesi Pagi Berdiri di Zona Hijau Iringi Lompatan Bursa Asia)

"Semalam data Pesanan Barang Tahan lama AS bulan Mei dirilis lebih bagus dari ekspekatsi, terjadi pertumbuhan 15,8% setelah sebelumnya mengalami penurunan 17,7%. Ini membuktikan ekonomi mulai berekspansi kembali pasca dibukanya perekonomian di tengah pandemi," ungkapnya.

Namun angka kasus covid-19 masih mengkhawatirkan pelaku pada global, dimana terus meningkat dari waktu ke waktu. Kekhawatiran ini menahan sentimen positif tersebut sehingga Aset berisiko naik-turun di kisaran yang sama.

"Rupiah hari ini kemungkinan masih bergerak di kisaran yang sama seperti kemarin dan bisa menguat tipis mengikuti sentimen pagi ini. Kisaran di Rp14.050-Rp14.200," jelasnya.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top