Mengungkap Fakta-fakta Perusahaan Barat di Lingkaran Sektor Migas Rusia
Jum'at, 08 Juli 2022 - 07:18 WIB
loading...
A
A
A
- ENI
Perusahaan Italia (ENI.MI) dan Gazprom masing-masing memiliki 50% saham di pipa gas Blue Stream ke Turki.
- EQUINOR
Perusahaan minyak dan gas Norwegia (EQNR. OL) mengatakan, pada 25 Mei lalu bahwa mereka telah keluar dari empat usaha patungan minyak dan gas Rusia, mentransfer aset ke Rosneft. Equinor juga menandatangani perjanjian untuk keluar dari proyek minyak Kharyaga.
- EXXONMOBIL
Perusahaan AS (XOM. N) mengutarakan, pada bulan Maret bahwa mereka akan keluar dari aset senilai sekitar USD4 miliar dan menghentikan semua operasi mereka di Rusia, termasuk proyek minyak dan gas Sakhalin-1. Raksasa migas AS itu juga keluar dari sejumlah usaha patungan di Rusia setelah sanksi dijatuhkan pada Rusia saat aneksasi Krimea pada 2014.
Afiliasi ExxonMobil memiliki 7,5% saham di Caspian Pipeline Consortium.
- FORTUM
Utilitas Finlandia (FORTUM.HE) mengatakan pada bulan Mei bahwa mereka akan keluar dari Rusia dan sedang mencari pembeli untuk asetnya. Unit Rusia Fortum mengoperasikan tujuh pembangkit listrik di Rusia untuk pemanasan distrik.
- HALLIBURTON
Perusahaan jasa ladang minyak AS (HAL. N) mengutarakan, pada bulan Maret bahwa pihaknya telah menghentikan operasinya di Rusia.
- NESTE
Penyuling minyak asal Finlandia (NESTE.HE) mengungkapkan, pada awal April, bahwa mereka telah mengganti 85% minyak yang diimpor dari Rusia dari tempat lain. Lalu perusahaan menambahkan, perjanjian pembelian yang tersisa untuk minyak Rusia akan berakhir pada Juli. Minyak Rusia sendiri telah menyumbang 77% dari minyak mentah dan bahan bakunya pada tahun 2021.
- OMV
Perusahaan Italia (ENI.MI) dan Gazprom masing-masing memiliki 50% saham di pipa gas Blue Stream ke Turki.
- EQUINOR
Perusahaan minyak dan gas Norwegia (EQNR. OL) mengatakan, pada 25 Mei lalu bahwa mereka telah keluar dari empat usaha patungan minyak dan gas Rusia, mentransfer aset ke Rosneft. Equinor juga menandatangani perjanjian untuk keluar dari proyek minyak Kharyaga.
- EXXONMOBIL
Perusahaan AS (XOM. N) mengutarakan, pada bulan Maret bahwa mereka akan keluar dari aset senilai sekitar USD4 miliar dan menghentikan semua operasi mereka di Rusia, termasuk proyek minyak dan gas Sakhalin-1. Raksasa migas AS itu juga keluar dari sejumlah usaha patungan di Rusia setelah sanksi dijatuhkan pada Rusia saat aneksasi Krimea pada 2014.
Afiliasi ExxonMobil memiliki 7,5% saham di Caspian Pipeline Consortium.
- FORTUM
Utilitas Finlandia (FORTUM.HE) mengatakan pada bulan Mei bahwa mereka akan keluar dari Rusia dan sedang mencari pembeli untuk asetnya. Unit Rusia Fortum mengoperasikan tujuh pembangkit listrik di Rusia untuk pemanasan distrik.
- HALLIBURTON
Perusahaan jasa ladang minyak AS (HAL. N) mengutarakan, pada bulan Maret bahwa pihaknya telah menghentikan operasinya di Rusia.
- NESTE
Penyuling minyak asal Finlandia (NESTE.HE) mengungkapkan, pada awal April, bahwa mereka telah mengganti 85% minyak yang diimpor dari Rusia dari tempat lain. Lalu perusahaan menambahkan, perjanjian pembelian yang tersisa untuk minyak Rusia akan berakhir pada Juli. Minyak Rusia sendiri telah menyumbang 77% dari minyak mentah dan bahan bakunya pada tahun 2021.
- OMV
Lihat Juga :